Unduh Aplikasi

Ironis, Anak dan Perempuan terjerat hukum di Aceh

Ironis, Anak dan Perempuan terjerat hukum di Aceh
Pelaku melawan hukum, pelaku melawan hukum
ACEH TENGAH – Perempuan dan anak di bawah umur ikut melawan hukum dan mereka sebagai pelaku utama, diantaranya pengoroyokan dan pencurian sepeda motor. Jajaran Polres Aceh Tengah pada tahun 2014 telah menangani 4 kasus pelanggaran hukum yang melibatkan mereka.

Kapolres Aceh Tengah, AKPB Dodi Rahmawan, Selasa, (21/10) kepada AJNN mengatakan, 26 September 2014 menangkap pelaku curanmor dengan tersangka PT dan SJ yang masih berusia 17 tahun.

“Kasus itu dikembangkan dan hasil pengembangannya ternyata pada 10 Oktober 2014 SJ juga pernah melakukan kasus yang sama dengan seorang temannya NA yang telah dewasa” rinci Dodi.

Kemudian tambah Dodi, selain anak dibawah umur, perempuan juga banya terjerat ke ranah hokum. Pada tanggal 25 September 2014, telah tejadi penganiayaan terhadap SR yang dilakukan oleh DD 30 Thn, CH 18 Thn dan ST 25 Thn, ketiganya merupakan warga Takengon.

“Sekarang juga banyak perempuan terjerat hukum,” katanya

Ini harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk segera menghentikan tidak terpuji atau melawan hukum.

Peningkatan ilmu keagamaan, sanksi sosial bagi pelaku dan pengendalian sosial lainnya yang bertujuan untuk pencegahan kemungkinan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang melawan hukum. Ujar Dodi


Nusi

Komentar

Loading...