Unduh Aplikasi

Ironi di Ladang Energi

Ironi di Ladang Energi
Ilustrasi: open democracy.

SEJUMLAH Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh Barat kehabisan stok solar. Mereka tak bisa melayani warga yang membutuhkan bahan bakar ini karena tak ada pasokan dari Pertamina. 

Parahnya, hal ini terjadi sejak dua hari terakhir. Jika hal ini berlanjut, dipastikan banyak kendaraan, terutama truk, tak bisa beroperasi. Nelayan juga tak bisa beraktivitas karena mesin boat mereka tak bisa menyala. 

Di Aceh Timur, ratusan warga Gampong Panton Rayeun T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, mengungsi. Dua di antaranya terpaksa dirawat di rumah sakit karena keracunan. 

Di situ, PT Medco E&P Malaka beroperasi. Namun perusahaan itu mengklaim tidak ada kebocoran gas. Setelah diperiksa, tim mereka juga tidak menemukan indikasi kebocoran seperti yang diklaim ratusan warga.

Dua kejadian ini sebenarnya menunjukkan betapa buruknya pengelolaan sumber daya alam di Aceh yang kaya dengan hasil tambang itu. Dan hal ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, selalu berulang.

Seharusnya Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Ace memastikan hal-hal seperti ini tidak terjadi. Karena merekalah yang diamanahi masyarakat Aceh lewat pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.

Namun hampir tak ada sikap dan tindakan yang jelas. Sesuatu yang seharusnya diambil pemerintah dan dewan sebagai upaya melindungi dan mencukupi hak-hak dasar warganya. 

Yang lebih sering terdengar adalah konflik kepentingan antara keduanya dalam memperebutkan kekuasaan. Barter politik dan otak atik anggaran. Sikap pemerintah dan dewan ini menunjukkan bahwa Aceh benar-benar tak berdaya dengan kekayaan yang dimilikinya. Ironi. 

Komentar

Loading...