Unduh Aplikasi

Iran Serang Balik AS, Rupiah Melemah ke Rp13.904 per Dolar AS

Iran Serang Balik AS, Rupiah Melemah ke Rp13.904 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah berada di Rp13.904 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Rabu (8/1) sore. (CNN Indonesia/Safir Makki)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah berada di Rp13.904 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Rabu (8/1) sore. Posisi tersebut melemah sebesar 0,19 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Selasa (7/1).

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.934 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Selasa (7/1), yakni Rp13.919 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, won Korea melemah 0,38 persen, ringgit Malaysia 0,21 persen, dan rupee India melemah 0,10 persen.

Selanjutnya, pelemahan terjadi pada dolar Singapura dan dolar Taiwan yang sama-sama melemah 0,03 persen, diikuti dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,01 persen.

Sementara itu, penguatan terjadi pada baht Thailand sebesar 0,17 persen, yuan China 0,11 persen, dan peso Filipina 0,06 persen, serta lira Turki dan yen Jepang yang menguat dengan nilai masing masing 0,04 dan 0,01 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar terpantau menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,22 persen, dolar Australia sebesar 0,19 persen, serta dolar Kanada menguat 0,14 persen. Sementara, pelemahan hanya terjadi pada euro sebesar 0,03 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah sore ini disebabkan oleh sentimen serangan balik Iran kepada basis AS di Turki.

Iran menembakkan serangkaian roket ke dua pangkalan udara AS-Irak sebagai balasan pertamanya terhadap pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani oleh serangan udara AS minggu lalu.

Setelah serangan itu, Iran berjanji untuk membalas dan mengatakan sedang mengkaji cara untuk merealisasikan mimpi buruk AS.

"Kekhawatiran pasar atas situasi di Timur Tengah meningkat akibat ekskalasi konflik tersebut, sehingga rupiah kembali melemah," kata Ibrahim saat dihubungi CNNindonesia.com, Rabu (8/1).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan pesawat tak berawak di Baghdad dan menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani pada pekan lalu. Para pemimpin Iran kemudian berjanji untuk membalas pembunuhan tersebut.

Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.865 hingga Rp13.960 pada perdagangan Kamis (9/1) esok.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...