Unduh Aplikasi

IPAU Desak Bupati Ambil Alih Aset di Aceh Besar

IPAU Desak Bupati Ambil Alih Aset di Aceh Besar
BANDA ACEH - Tim Investigasi Aset Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) mendesak Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib untuk segera mengambil kembali aset yang berada di Aceh Besar. Aset milik Pemkab Aceh Utara itu saat ini dikelola oleh Yayasan Yakesma.

"Tim investigas IPAU menemukan adanya aset milik Pemkab Aceh Utara di Aceh Besar. Aset tersebut dalam bentuk sawah dan lahan. Hasil temuan kami bahwa aset tersebut milik Aceh Utara," kata Ketua Tim Investigas IPAU Lazuardi KBS, yang dikonfirmasi AJNN, Kamis (17/3).

Menurut Lazuardi, dari hasil investigasi pihaknya menemukan sekitar 60.842 hektar lahan yang dipinjam pakai kepada Rotaray Club D3400 pada tahun 2005, surat pinjam pakai itu ditandatangani oleh bupati yang menjabat saat itu.

Dirinya juga menambahkan, sebagian lahan terletak di Gampong Blang Krueng, Aceh Besar itu sudah dibangun bangunan berbentuk asrama lengkap dengan fasilitas ruang pertemuan, klinik dan musalla, kini dikelola oleh Yayasan Yakesma.

"Banyak aset milik Aceh Utara yang berada di luar Kabupaten Aceh Utara, tapi tidak terdata dengan baik. Ada yang sifatnya pinjam pakai sementara oleh pihak lain. Sejauh ini sama sekali tidak menguntungkan bagi pemkab," tegasnya.

Sebagian lahan lagi berupa areal persawahan yang diduga dikelola oleh warga setempat, tapi tidak diketahui ke mana mengalir hasil pendapatan dari lahan tersebut.

"Kami sudah mencoba mencari berkas tentang keberadaan lahan itu, berdasarkan dokumen yang kami miliki saat ini, lahan tersebut adalah milik Pemkab Aceh Utara. Karena itu, kami mendesak Pemkab untuk mengambil kembali aset tersebut, agar bisa dimanfaatkan untuk menambah PAD," sambungnya.

Sampai saat ini, hasil pinjam pakai aset Aceh Utara tersebut selama 10 tahun mulai tahun 2005 sampai tahun 2015, dinilai tidak memberi manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Aceh Utara.

Komentar

Loading...