Unduh Aplikasi

Investasi Versus Biaya Gaib

Investasi Versus Biaya Gaib
Ilustrasi: Econlife.

KABAR baik berhembus dari Meuligoe Aceh. Menteri Investasi Republik Indonesia Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan segera merealisasikan investasi di Blok B dan Aceh Singkil.

Dua hal ini, meski masih belum memadai, namun cukup membuat Pemerintah Aceh bernapas lega. Apalagi, seperti yang disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, bahwa Aceh, dari sisi keamanan sangat kondusif. 

Aceh memang sangat membutuhkan investasi. Usaha dengan modal gede itu diharapkan dapat menyerap pengangguran di Aceh yang jumlahnya semakin hari semakin bertambah. 

Untuk menyukseskan hal ini, tentu saja diperlukan kerelaan semua pihak. Terutama anggota forum komunikasi pimpinan daerah, baik di tingkat provinsi ataupun kabupaten atau kota tempat investasi itu akan ditanam dan berkembang. 

Kerelaan ini adalah untuk memastikan para investor ini tidak dipersulit dengan biaya-biaya gaib. Meski kondisi keamanan Aceh kondusif, tidak seperti saat konflik, namun kutipan-kutipan liar, kerap mengintai para investor. 

Pimpinan kejaksaan, kepolisian, lembaga militer, dan anggota forkompimda lain, harus memastikan diri mereka dan aparat di bawah mereka untuk tidak menggunakan pengaruh mereka untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari investasi ini. 

Hal sama juga harus dipastikan tidak dilakukan oleh para penguasa daerah, bekas kombatan dan organisasi-organisasi kepemudaan, nirlaba, atau kemasyarakatan. Aktivitas investasi ini harus dibiarkan tumbuh dan berkembang sesuai dengan rencana bisnis yang telah mereka susun. 

Pemerintah, kepolisian, kejaksaan, LSM dan masyarakat hanya perlu memastikan bahwa investasi ini dilaksanakan sesuai aturan. Tidak merusak lingkungan, budaya dan kultur Aceh. 

Komentar

Loading...