Unduh Aplikasi

Insiden Singkil, Peluru di Rongga Dada Pasien Berhasil Diangkat

BANDA ACEH - Kondisi korban insiden Singkil atas nama Uyung yang dirujuk ke Rumah Sakit Zainol Abidin, Banda Aceh akibat luka tembak di bagian dada sampai saat ini terus membaik. Hal itu disampaikan direktur RSZA dr. Fachrul Djamal kepada wartawan, Jumat (16/10) di Banda Aceh.

"Setelah melakukan evaluasi, esesmen ternyata benar peluru berada di belakang rongga dada korban yang harus dievakuasi segera," kata dr. Fachrul.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berhasil melakukan operasi pengangkatan peluru dari tubuh korban. Saat ini pasien dirawat di ruagan Iccu untuk observasi.

"Alhamdulillah pasien sudah membaik, untuk saat ini sudah bisa bicara, dan tidak ada komplikasi yang membahayakan bagi pasien," kata dr. Fachrul.

Sementara itu, kondisi terkini korban juga disampaikan Dokter Yogi, ahli bedah jantung dan pembuluh darah yang menangani pasien Uyung. Yogi menjelaskan ketika pertama kali menangani Uyung, pihaknya melakukan rongsen dada untuk mendeteksi posisi peluru yang bersarang di tubuh pasien.

"Setelah melakukan pemeriksaan tersebut kita mengetahui peluru berada di rongga dada sebelah kanan, lokasinya di sela-sela iga, di antaraiga lima dan enam itulah peluru bersarang," katanya.

"Alhamdulillah pasien sudah menjalankan operasi, ternyata dibalik paru-paru sebelah kanan kita menemukan bercak darah akibat luka tembak, luka tembat tersebut berasal dari bahu sebelah kanan, masuk ke paru-paru berakhir di sela iga, di antara nomor 6 dan 5 bagian belakang," sebut dokter ahli bedah tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi pasien sudah berangsur pulih.

"Alhamdulillah tidak ada pendarahan aktif dan pelurunya berhasil kita keluarkan, sekarang masih di ruang rawat intensif dan pasien kondisi stabil dengan melihat kondisi pasien sekarang dua sampai tiga hari ke depan sudah boleh pulang," ujarnya.

Uyung sebelumnya merupakan pasien rujukan dari RSU Singkil yang dirujuk ke RSU Meuraxa Banda Aceh. Karena posisi luka berada di bagian dada dan ditakutkan akan bermasalah pada paru-paru dan jantung, maka RSU Meuraxa kemudian merujuk Uyung ke RSUZA.

| HENDRA KA

Komentar

Loading...