Unduh Aplikasi

Ini Yang Akan Terjadi Jika Kandidat di Pilkada 2017 Berpolitik Uang

Ini Yang Akan Terjadi Jika Kandidat di Pilkada 2017 Berpolitik Uang
Ketua Panwaslih Lhokseumawe Muhammad AH. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Ketua Panwaslih Kota Lhokseumawe, Muhammad AH, mewanti-wanti semua peserta Pemilihan Kepala Daerah Lhokseumawe 2017 untuk tidak berpolitik uang. Mereka yang melakukannya dan terbukti, kata AH, akan digugurkan dari pencalonan.

“Jadi saya ingatkan kepada seluruh calon dan tim sukses mereka untuk tidak melakukan politik uang. Ancaman hukumannya sangat berat,” kata AH, Ahad (27/11).

Kewenangan untuk membatalkan keikutsertaan kandidat di Pilkada yang terlibat dalam politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif, dan melarang partai politik pengusung untuk memberikan dukungan pada pemilihan nanti berada di tangan Panwaslih.

Karena itu, AH meminta seluruh seluruh Panwaslih, baik itu di tingkat kota maupun kecamatan, bertugas sesuai amanah. Panwaslih harus memproses setiap pelanggaran, sesuai aturan serta mengklarifikasi keterlibatan pihak-pihak yang terduga sebelum menyerahkannya kepada pihak berwajib.

AH juga menegaskan pentingnya kerja sama dan koordinasi dengan semua unsur dalam upaya memetakan dan mencegah potensi konflik. Berlajar dari sejumlah pengalaman, kata AH, kandidat yang tidak siap kalah cenderung terlibat kekerasan.

“Mereka juga menuduh pemenang menggunakan cara-cara tidak terpuji, seperti intimidasi, suap, dan penggelembungan suara,” kata AH.

AH juga meminta seluruh pengawas di semua tingkatan untuk menertibkan pemasangan alat peraga kampanye di daerah masing-masing

 

Komentar

Loading...