Unduh Aplikasi

Ini Poin yang Disepakati Umat Nasrani Singkil dengan Forkopimda

SINGKIL - Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh dan Forkopimda Kabupaten Singkil telah merumuskan beberapa kesepakatan dari rapat yang digelar bersama ummat nasrani di kantor bupati setempat pada Jumat (16/10) kemarin.

Rapat yang dipimpin Pangdam IM, Mayjen Agus Kriswanto itu menyepakati beberapa poin, yaitu;

1. 10 unit gereja ilegal akan ditertibkan dengan cara pembongkaran.
2. Penentuan lokasi gereja yang akan ditertibkan serta pelaksanaannya dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan pengurus gereja secara bersama-sama mulai tanggal 17 hingga 23 Oktober 2015.
3. Biaya penertiban gereja ditanggung oleh pemerintah Aceh Singkil.
4. Biaya ganti rugi untuk gereja yang ditertibkan ditanggung oleh Pemerintah Aceh.
5. Biaya renovasi rumah ibadah yang tidak ditertibkan akan dianggarkan pada tahun anggaran 2016.
6. Memberikan izin terhadap 12 unit gereja.
7. Memberikan izin rehab 12 unit gereja untuk diperluas menjadi dua lantai dengan pertimbangan agar dapat menampung jamaat yang tidak memiliki rumah ibadah.
8. Pemerintah Propinsi Aceh akan menyediakan alat transportasi untuk anak-anak nasrani dalam berpergian ke gereja.
9. Pemkab Aceh Singkil akan membantu mobil ambulance untuk keperluan mengangkut jenazah secara gratis ke gereja dan pemakaman.
10. Setiap rencana pembangunan gereja di masa mendatang harus mengajukan permohonan izin dengan melampirkan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
11. Sebelum izin keluar, pembangunan gereja tidak boleh dilaksanakan.
12. Mengenai penamaan atau nomenklatur gereja diatur sendiri oleh pihak pengurus gereja. (Baca: Ini 12 Gereja yang Dipertahankan di Singkil)

| NAZAR AHADI

Komentar

Loading...