Unduh Aplikasi

Ini Kronologi Penangkapan 56 Kg Ganja Kering di Abdya

Ini Kronologi Penangkapan 56 Kg Ganja Kering di Abdya
ACEH BARAT DAYA - Satuan Lalulintas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengamankan dua orang warga asal Sumata Utara yang membawa ganja. Barang haram dengan berat 56 Kg tersebut dibawa menggunakan mobil kijang jenis Avanza.

Baca: Polres Abdya Amankan 56 Kg Ganja Kering

Penangkapan itu bermula saat Satuan Lalulintas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) sedang mengelar razia rutin di Jalan Nasional, Desa Gunung Samarinda, Kecamatan Babahrot, tepatnya perbatasan Abdya dan Kabupaten Nagan Raya, Senin (21/12/) sore sekitar pukul 16.30 Wib.

Saat razia berlangsung, tiba-tiba Mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi (Nopol) BK 1020 SH melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. Seperti pemeriksaan biasanya, mobil tersebut diberhentikan untuk diperiksa surat kelengkapanya.

“Saat distop, sopir berhasil menunjukkan semua surat kelengkapan kendaraan berupa STNK dan SIM,” tutur Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui Kasat Lantas Iptu RJ Agung Pratomo SIK Selasa (22/12) kepada sejumlah wartawan.

Namun, entah kenapa, Sambung Iptu RJ Agung saat dilakukan pemeriksaan, seketika mimik wajah sang sopir pucat dan mengeluarkan keringat dingin, seakan menandakan ada sesuatu yang sedang disembunyikan. Dari sikap dan gelagat itulah, polisi mulai menaruh curiga, ditambah dengan salah satu dari tersangka mencoba untuk kabur, tentu menambah kecurigaan para polisi untuk lansung menggeledah isi dalam mobil tersebut.

Upaya pemeriksaan yang dilakukan pihak polres Abdya tak sia-sia, buktinya saat dibuka jok belakang, ditemukan dua karung goni berisikan ganja kering yang sudah dipaket.

Alhasil, pihak polres Abdya meringkus dua orang tersangka yang membawa ganja masing-masing RI (30) tahun warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dan MH (30) tahun warga Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Kini, mobil bersama barang bukti 56 kg ganja kering dan kedua tersangka tersebut, sudah diamankan pihak Narkoba Polres setempat untuk pengusutan lebih lanjut.
HUT Pijay

Komentar

Loading...