Unduh Aplikasi

Ini Isi SMS Provokasi yang Beredar di Singkil

Ini Isi SMS Provokasi yang Beredar di Singkil
Sms provokatif, Foto:indonesia.ucanews.com
SINGKIL- Sebanyak dua orang pelaku penebar pesan singkat (SMS) pasca kerusuhan pembakaran gereja di Singkil berhasil diamankan tim Polda Aceh dibantu Polres Singkil pada Jumat malam (16/10).

Pesan singkat yang disebar dua remaja berisi himbauan yang provokatif sehingga ditakutkan akan terjadi konflik susulan.

Berikut isi SMS provokasi yang diperoleh AJNN dari seorang warga Singkil.

"Himbauan kpd sluruh umat islam di aceh singkil. Agar datang ke Masjid Almukhlisin lipat kajang bawah. Pd hari selasa tgl 20 oktober jam 8 pagi. Guna untk membongkar Greja yg tidak memiliki IZIN, sbanyak 24. Trutama desa dangguran, yg membunuh 1 islam 4 luka2. TTD PPI (PEMUDA PEMBELA ISLAM). Mohn truskan."

Saat ini kedua pelakuu sudah diamankan di Mapolsek Aceh Singkil untuk dimintai keterangan.

Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan pernyataan mengimbau warga agar tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan yang tersebar melalui pesan singkat (SMS) tersebut.

Badrodin berharap masyarakat bisa menahan diri sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara damai dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Dalam situasi seperti ini biasanya berkembang SMS yang sifatnya provokasi seperti itu. Dan kenyataannya, berdasarkan laporan yang saya dapatkan, terjadi seperti itu,” kata Badrodin dalam konferensi pers di rumah dinasnya, Jakarta, sebagaimana dikutip CNN pada, Selasa malam (13/10).

AJNN

Komentar

Loading...