Unduh Aplikasi

Ini hasil monitoring penerapan Perwal KTR

Ini hasil monitoring penerapan Perwal KTR
An
BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh mengadakan Ekpose Hasil Monitoring Penerapan Peaturan Wali Kota (Perwal) Nomor 47 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Sarana Ibadah, Sarana Pendidikan dan SKPD di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Acara yang digelar Aula Utama Rumoh PMI ini juga dirangkai dengan penyerahan piagam patuh KTR kepada instansi yang dinilai sukses menerapkan Perwal tersebut, Senin (29/12/2014).

Hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE, Ketua DPRK Arif Fadhillah SIKom, perwakilan Kapolresta, perwakilan Dandim 0101/BS, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik Ir T Iwan Kesuma MSi, Kabag Humas Drs Marwan, sejumlah Kepala SKPD, Camat dan tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Ace dr Media Yuliza MPh, mengatakan, ada delapan kawasan bebas rokok di Kota Banda Aceh yakni, sarana pendidikan, kesehatan, tempat bermain anak, tempat ibadah, kantor, arena olahraga, angkutan umum dan tempat umum yang tertutup.

Sejumlah perguruan tinggi di Aceh, sambung Media, juga telah berkomitmen untuk menerapkan Perwal KTR, di antaranya Politeknik Aceh, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Serambi Mekkah (USM). "Semua sekolah dan tempat pelayanan kesehatan harus bebas rokok, batasnya adalah pagar sekolah Puskesmas maupun rumah sakit," tegasnya.

Pada kesempatan itu juga diputar slideshow foto hasil monitoring pelaksanaan KTR di sejumlah SKPD. Sebelumnya diputar pula video efek negatif dari merokok.

T Iwan Kesuma menyampaikan, ada beberapa item yang diperiksa oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perwal KTR, antara lain orang yang merokok di area KTR, adanya ruang khusus merokok, tanda dilarang merokok di pintu masuk, terciumnya asap rokok, adanya asbak/korek api, puntung rokok, iklan rokok maupun penjualan rokok.

Berikut hasil monev penerapan Perwal KTR Nomor 47 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR):
Sarana Ibadah (30 Masjid)

Kategori Gold (100% patuh KTR) 8 Masjid
Kategori Hijau (75-99% patuh KTR) 12 Masjid
Kategori Kuning (50-75% patuh KTR) 6 Masjid
Kategori Merah (< 50% patuh KTR) 4 Masjid

Terbaik (100% patuh Perwal KTR): Masjid Al-Falah Neusu Jaya, Masjid Al-Huda Kampung Laksana, Masjid Babul Jannah Neusu Aceh, Masjid Darul Makmur Lambaro Skep, Masjid Al-Fitrah Kampung Baru, Masjid Baiturrahim Ateuk Jawo dan Masjid Al-Abrar Lamdingin
Terburuk (< 50% patuh Perwal KTR): Masjid Taqwa Lhoong Raya, Masjid Al-Fitrah Geuceu Meunara, Masjid Baiturrahmah Lampoh Daya dan Masjid Nurul Huda Peunyerat

Sarana Pendidikan (24 SLTA)
Kategori Gold (100% patuh KTR) 3 SLTA
Kategori Hijau (75-99% patuh KTR) 9 SLTA
Kategori Kuning (50-75% patuh KTR) 9 SLTA
Kategori Merah (< 50% patuh KTR) 2 SLTA
1 SLTA sulit dipantau karena sedang dalam proses pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah.
Terbaik (100% patuh Perwal KTR): SMAN 6 Lamjabat, SMAN 5 Darussalam dan SMKN 1 Lhoong Raya
Terburuk (< 50% patuh Perwal KTR): SMAN 1 Banda Aceh dan SMAN 13

Satuan Kerja Perangkat Daerah (42 SKPD)
Kategori Gold (100% patuh KTR) 9 SKPD
Kategori Hijau (75-99% patuh KTR) 18 SKPD
Kategori Kuning (50-75% patuh KTR) 7 SKPD
Kategori Merah (< 50% patuh KTR) 8 SKPD
Terbaik (100% patuh Perwal KTR): DK3, Dinas Kesehatan, Bappeda, Kantor Camat Kuta Alam, Kantor PP & KB, Kantor Camat Ulee Kareng, Kantor Camat Baiturrahman, MAA dan MPD
Terburuk (< 50% patuh Perwal KTR): Kantor Camat Jaya Baru, Kantor Camat Kuta Raja, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kantor Camat Lueng Bata, Kantor Camat Syiah Kuala, Disperindagkop, Sekretariat DPRK dan KLH.

Kepada peraih kategori terbaik dalam hal penerapan Perwal KTR diberikan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'asduddin Djamal kepada perwakilan masing-masing instansi.

SP

 

Komentar

Loading...