Unduh Aplikasi

Indonesia sambut baik pemulihan hubungan diplomatik AS dan Kuba

Indonesia sambut baik pemulihan hubungan diplomatik AS dan Kuba
Wpid 285688 presiden as barack obama menyambut presiden kuba raul castro 663 382
Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana pemulihan hubungan Amerika Serikat dengan Kuba. Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden AS, Barack Obama pada Rabu kemarin melalui siaran televisi. Demikian isi siaran pers yang diterima pada Jumat, 19 Desember 2014 dari Kementerian Luar Negeri. 

"Perkembangan ini sejalan dengan posisi Pemerintah RI yang selalu menyerukan pencabutan embargo ekonomi terhadap Kuba, yang berdampak buruk bagi kehidupan ekonomi dan sosial rakyat Kuba," tulis Kemlu. 

Dukungan tersebut, lanjut Kemlu, sudah disampaikan melalui pemungutan suara di forum PBB yang telah berlangsung sebanyak 23 kali sejak tahun 1992 lalu. Sementara, pada pemungutan suara tanggal 28 Oktober 2014, RI untuk kesekian kali, terus menyampaikan dukungan terhadap rancangan resolusi PBB. 

"Resolusi itu berisi perlunya langkah untuk mengakhiri embargo keuangan, ekonomi dan komersial yang dikeluarkan AS terhadap Kuba. Resolusi tersebut didukung oleh 188 negara dan diadopsi menjadi dokumen resolusi PBB No. A/69/5," papar Kemlu. 

Kendati Obama telah mengumumkan keinginan untuk memperbaiki hubungan diplomatik dengan Kuba, namun Presiden Raul Castro tidak lantas menganggap masalahnya telah selesai. Dalam pernyataan yang disampaikan secara langsung melalui televisi, Castro kembali menuntut agar blokade ekonomi terhadap Kuba segera dicabut. 

"Blokade tersebut memberi dampak yang besar di bidang perekonomian dan kemanusiaan di negara kami," ungkap Castro. 

Realisasi perbaikan hubungan kedua negara itu, dilakukan usai adanya pembicaraan rahasia selama 18 bulan yang melibatkan Vatikan dan Kanada.

VIVA

Komentar

Loading...