Unduh Aplikasi

Indah Hermalinda, Pelajar Berprestasi di Lhokseumawe Terbitkan Novel Perdana

Indah Hermalinda, Pelajar Berprestasi di Lhokseumawe Terbitkan Novel Perdana
Indah Hermalinda. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Indah Hermalinda, remaja asal Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe sukses menerbitkan novel perdana hasil karangannya.

Anak ke dua dari tiga bersaudara pasangan Cut Nurlaili dan Eri Herma Satria, membutuhkan waktu lebih kurang dua tahun untuk mengarang novel tersebut. Pasalnya, gadis kelahiran 16 Mei 2003 harus pandai memilah waktu antara belajar dan mengarang buku.

“Awalnya saya termotivasi lihat dari hasil pena dan baca karangan orang lain, kemudian saya berpikir seru sepertinya kalau punya pena dan karya sendiri,” kata pelajar duduk di bangku kelas 3 SMK Negeri 1 Lhokseumawe itu kepada AJNN, Sabtu (16/1).

Gadis yang bercita-cita menjadi Jaksa Penuntut Umum(JPU) itu menyebutkan, dengan mengeluarkan buku atau novel tersebut, dirinya ingin menyampaikan ilmu dan menghibur para pembaca.

“Karena ada pepatah atau hadist yang mengatakan, sampaikan ilmu dari ku walau hanya satu ayat,” ujar anak seorang nelayan, yang memiliki hobi membaca buku fiksi maupun nonfiksi dan mendegarkan musik itu.

Disekolah, Indah selalu mendapatkan peringkat 1,2,3 secara berturut-turut. Dalam mengarang, Dia mengaku juga kerap mengalami kendala yakni ide yang terkadang tidak timbul, selain itu dikarenakan banyak tugas sekolah membuat revisi novel tertunda lama.

“Alhamdulillah, saya sudah keluarkan satu novel berjudul “Imam dari Allah”, yang diterbitkan oleh Novelindo Publishing. Karena prinsip hidup saya adalah Pendidikan yang utama setelah Agama,” ungkapnya.

Indah juga menjelaskan, dalam novel perdananya itu menceritakan tentang, seorang perempuan yang memiliki sifat lemah lembut dan penurut kepada kedua orang tua, kemudian dijodohkan dengan pria berhati dingin, padahal wanita itu sudah memiliki tampatan hatinya sendiri.

Pria yang awalnya taat akan ajaran Allah, namun ketaatannya mulai menipis semenjak Dia mengenal dunia malam. Tentang perjuangan seorang wanita yang hendak mengubah laki-laki yang mulai terjerumus ke dunia malam.

“Pesan saya kepada generasi muda lainnya, harus percaya diri jika ingin melakukan suatu hal yang positif, dan tetap berkarya,” imbuhnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...