Unduh Aplikasi

Imran Mahfudi Keberatan Megawati Tandatangani Surat Kuasa Mahkamah Partai PDIP

Imran Mahfudi Keberatan Megawati Tandatangani Surat Kuasa Mahkamah Partai PDIP
Imran Mahfudi. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Imran Mahfudi keberatan surat kuasa Mahkamah Partai DPP PDIP ditandatangani oleh Megawati Soekarno Putri, selaku Ketua Umum PDIP. Hal ini disampaikannya, dalam sidang lanjutan sengketa partai di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (13/5).

Ia mempersoalkan keabsahan surat kuasa untuk mahkamah partai (Tergugat 2) tersebut. Pasalnya, berdasarkan surat kuasa yang diperlihatkan majelis hakim, surat kuasa untuk mahkamah partai ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal DPP PDIP. Menurutnya, hal tersebut tak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca: Kader PDI Gugat Megawati ke Pengadilan Negeri Banda Aceh

Kata Imran, berdasarkan ketentuan Undang-undang Partai politik, mahkamah partai adalah organ yang berbeda dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai, dimana Mahkamah Partai adalah Lembaga Peradilan Internal partai politik yang memiliki struktur tersendiri.

"Sehingga saya menyatakan keberatan terhadap surat kuasa tergugat 2 ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen PDIP," kata Imran kepada AJNN, Rabu (13/5).

Sambung Imran, Kuasa Hukum DPP PDIP (Tergugat 1) dan Mahkamah Partai DPP PDIP, Benny Hutabarat ketika ditanyakan oleh Ketua Majelis Hakim, Eti Astuti, terkait keberatan penggugat mengatakan bahwa sesuai dengan AD/ART PDIP.

"Mahkamah Partai merupakan bagian dari DPP, sehingga surat kuasa untuk Mahkamah Partai ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen," ucap Imran Mahfudi menirukan ucapan Benny Hutabarat.

Baca: Sidang Gugatan Kader PDI-P Aceh Masuk Tahap Mediasi

Menanggapi keberatan penggugat tersebut, majelis hakim mempersilahkan kepada penggugat untuk menguraikan dalam replik penggugat nanti dan terhadap keberatan tersebut telah dicatat dalam berita acara persidangan.

"Sidang Lanjutan perkara ini akan dilaksanakan pada Rabu 20 Mei 2020 dengan Agenda Jawaban dari Para Tergugat," ujarnya.

Sidang dipimpin oleh Eti Astuti didampingi oleh Nani Sukmawati dan Zulfikar. Penggugat hadir sendiri tanpa diwakili Kuasa Hukum, sedangkan Tergugat 1 dan Tergugat 2 diwakili oleh Benny Hutabarat dan Roy Valiant Sembiring. Sedangkan DPD PDIP Aceh (Tergugat 3) diwakili oleh Azfili Ishak.

Komentar

Loading...