Unduh Aplikasi

Imigrasi Tak akan Deportasi 29 TKA China yang Bekerja di PLTU Nagan Raya

Imigrasi Tak akan Deportasi 29 TKA China yang Bekerja di PLTU Nagan Raya
Foto: Net

ACEH BARAT - Kepala Kantor Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Azhar memastikan tidak akan melakukan deportasi terhadap 29 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang berada di lokasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 dan 4 Nagan Raya.

Menurut Azhar para TKA tersebut tidak dilakukan deportasi karena izin tinggal para TKA itu tidak bermasalah dan dapat diperpanjang sesuai peraturan yang berlaku selama Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

"Tidak ada deportasi. Deportasi itukan mengeluarkan mereka dari negara. Jadi tidak ada deportasi karena izin tinggal mereka bagus tidak bermasalah. Izin tinggal itukan bisa diperpanjang otomatis sesuai Perpres 20, Permenkum HAM 11 apapun jenis visanya selama masa covid itu diperpanjang secara otomatis," kata Kakan Imigradi Kelas II Non TPI Meulaboh, Azhar, Senin (22/6).

Selain itu, kata Azhar, jika pun dilakukan deportasi, para TKA itu juga tidak bisa dilakukan karena hingga kini belum ada penerbangan luar negeri.

Baca: DPRA Minta Imigrasi Deportasi 29 TKA Ilegal Asal China

Ia juga membenarkan kalau para TKA itu saat ini mengantongi visa kunjungan usaha (VKU), namun visa itu dapat dialihkan menjadi visa kerja.

"VKU itu bisa dialihkan menjadi visa kerja. Misalnya mereka datang nih uji kemampuan disitu, lalu cocok dia dan diterima maka dapat dialihkan menjadi visa kerja dengan permohonan ke disnaker melengakapi persyaratan itu. Iya kan Covid sendiri itu disnaker belum terbuka untuk itu, mungkin semacam aplikasi. Tapi ini ini kebijakannya disnaker, kami takut kalau salah bicara kalau itu," kata dia.

Untuk pengalihan visa kerja ke Disnaker batas waktu hingga 24 Juni 2020. Akan tetapi, jika hingga batas waktu tersebut tidak diselesaikan, maka para TKA itu tidak dapat berada di dalam kawasan PLTU 3 dan 4, namun bisa ke daerah lain.

Komentar

Loading...