Unduh Aplikasi

Imigrasi Meulaboh Berikan Izin Tinggal Terpaksa kepada Tiga WNA asal China

Imigrasi Meulaboh Berikan Izin Tinggal Terpaksa kepada Tiga WNA asal China
Foto: Net

ACEH BARAT - Sebanyak tiga warga Negara Asing (WNA) yang selama ini bekerja proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 dan 4 di Nagan Raya mendapatkan izin tinggal terpaksa dari Direktorat Jendral Imigrasi, Kementrian Hukum dan HAM.

Pemberian izin tinggal terpaksa kepada tiga WNA asal China tersebut karena izin tinggal sementara ketiga WNA itu telah habis. Namun karena kondisi wabah penyebaran corona virus diases (COVID 19) yang saat ini semakin membahayakan membuat tiga WNA tersebut tidak bisa pulang.

Kepala Kantor Imiragrasi Kelas II B Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Meulaboh, Azhar, mengatakan pemberian izin tinggal terpaksa terhadap tiga WNA asal China ini dilakukan menghindari tiga WNA tersebut terserang wabah COVID 19 yang saat ini dinyatakan pandemi oleh World Health Organizing (WHO) atau organisasi kesehatan dunia.

“Ada tiga yang uji coba kemampuan terpaksa diberikan izin tinggal terpaksa karena tidak bisa pulang. Izin ini persetujuan Direktur Jendral. Dia harus pulang nih tapi tidak bisa pulang, diusir mati orang ini. Diterima kemana,” kata Azhar, Kamis (19/3).

Dikatakan Azhar, saat ini jumlah TKA asal China yang bekerja dalam pembangunan di PLTU 3 dan 4 berjumlah 30 orang, namun ia tidak memiliki data pasti berapa jumlah sebelumnya. Pasalnya pada tahun 2019 lalu, ia belum berdinas di Meulaboh.

Azhar mengungkapkan untuk saat ini ada sekitar 77 WNA dari berbagai negara yang bekerja di wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II B Meulaboh, dari jumlah tersebut, sebanyak 24 WNA telah habis masa Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS), sehingga tidak bisa kembali ke Indonesia.

“Jadi yang tersisa sekarang hanya 53 WNA,” ungkapnya.

Komentar

Loading...