Unduh Aplikasi

Imigrasi Lepas Kapal Nelayan Iran dan ABK ke Laut Lepas

Imigrasi Lepas Kapal Nelayan Iran dan ABK ke Laut Lepas
Kapal Nelayan Iran saat dikawal kelaut lepas. Foto: Ist

ACEH BARAT - Kantor Imigrasi Kelas II B Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kelas II B Meulaboh, Minggu, (2/2) sekira pukul 16.00 WIB melepaskan kapal nelayan berbendera Iran bersama 14 awak kapal tersebut.

Para Warga Negara Asing asal iran bersama kapalnya itu dilepas ke laut lepas sekitar 12 mil dari bibir pantai perairan Aceh Barat.

Kepala Imigrasi Kelas II B Non TPI Meulaboh, Azhar, mengatakan pelepasan para nelayan tersebut ke laut lepas ikut di kawal Polisi Air Dan Udara (Airud), Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat serta tim Searc And Rescue (SAR) Pos Meulaboh.

Baca: Imigrasi Selidiki Keberadaan Kapal Nelayan Asing yang Terdampar di Meulaboh

"Mereka kita lepas sekitar 12 mil dari lepas pantai perairan Aceh Barat. Di zona tersebut sudah masuk zona bebas. Dan selanjutnya mereka berlayar sendiri," kata Azhar, kepada AJNN, Minggu, (2/1) malam.

Saat ditanya lebih lanjut apakah jarak mereka dilepas susah masuk dalan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE), Azhar, memastikan jika jarak 12 mil tersebut merupakan kawasan ZEE.

Disebutkannya, para nelayan asal negeri seribu mullah itu dilepas tengah laut setelah kapal mereka yang rusak berhasil diperbaiki oleh tekhnisi yang didatangkan pihak imigrasi.

"Sebelumnya memang sudah diperiksan juga kapal mereka oleh bea cukai dengan menggunakan alat scanning, dan setelah dipastikan tidak masalah," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Penindakan, Kantor Kepabean Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Tipe C Madya Meulaboh, Taufan, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kapal nelayan tersebut sejak kamis hingga jumat.

Dari hasil pemeriksaan, tersebut tidak menemukan sesuat yang mencurigakan dan memastikan jika mereka benar-benar nelayan.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan sejak kamis hingga jumat. Pada hari Jumat kita ikut menurunkan tim dari narkotika wilayah tidak kita temukan yang mencurigakan," kata Taufan, saat dihubungi AJNN.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...