Unduh Aplikasi

Imigran Rohingya Bakal Dipindahkan ke Gedung BLK di Lhokseumawe

Imigran Rohingya Bakal Dipindahkan ke Gedung BLK di Lhokseumawe
Imigran rohingya di eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 99 jiwa Imigran Rohingya yang ditampung di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, akan dipindahkan ke Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Kota Lhokseumawe. Perencanaan pemindahan tersebut akan dilaksanakan pada Senin (6/7) mendatang.

“Iya benar, rencana akan kami pindahkan ke BLK, Minggu rencana kami evakuasi barang-barang dan Seninnya akan dievakuasi 99 jiwa Imigran Rohingya tersebut,” kata Kabag Humas Pemko Lhokseumawe, Marzuki kepada AJNN, Sabtu (4/7).

Dikatakan Marzuki, pemindahaan itu dilakukan karena penampungan sementara dibekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe dianggap tidak layak, apalagi sarana dan prasarana tidak tersedia, terkhusus air bersih yang terkendala.

“Untuk lokasi BLK, sudah dilakukan peninjauan kemarin, dan direncanakan pemindahan akan dilaksanakan dalam dua hari ini,” imbuh Marzuki.

Imigrasi Lhokseumawe dianggap tidak layak, apalagi sarana dan prasarana tidak tersedia, khususnya air bersih yang terkendala.

Baca: Tempat Penampungan Imigrasi Rohingya Terkendala Air Bersih

“Untuk lokasi BLK, sudah dilakukan peninjauan kemarin, dan direncanakan pemindahan akan dilaksanakan dalam dua hari ini,” imbuh Marzuki.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan kembali menggelar rapat koordinasi terkait rencana pemindahan tempat penampungan 99 imigran Rohingya yang saat ini ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe.

Rencana pemindahan itu dilakukan karena bekas Kantor Imigrasi dianggap tidak layak huni. Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad mengatakan, dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terhadap pemindahan tempat penampungan puluhan imigran Rohingya tersebut.

Karena, menurutnya Senin (29/6), mendatang akan digelar kembali rapat koordinasi terkait hal tersebut.

“Kami akan tunggu hasil rapat koordinasi yang akan digelar dua hari ke depan, jika memang dipindahkan ke wilayah Kota Lhokseumawe pihaknya akan siap untuk menampungnya,” katanya kepada AJNN, Sabtu (27/6).

Komentar

Loading...