IGI Aceh Kecam Aksi Perampokan Berujung Kematian Guru di Aceh Barat

IGI Aceh Kecam Aksi Perampokan Berujung Kematian Guru di Aceh Barat
Ketua IGI Aceh, Imran. Foto: Dok Pribadi.

BANDA ACEH - Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh mengecam keras aksi perampokan yang menimpa salah seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bernama Fitriani (45) warga Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat pada Kamis (4/11/2021).

Ketua IGI Aceh, Imran mengatakan pihaknya mengecam keras aksi perampokan yang menyebabkan salah satu rekan sejawatnya meninggal dunia.

"Pada intinya kita sangat mengutuk keras peristiwa perampokan itu," kata Imran saat dihubungi AJNN di Banda Aceh, Jum'at (5/11/2021).

Selain itu, Imran juga berharap agar aparat kepolisian segera mengusut kasus ini dan menemukan siapa pelakunya. Ia juga meminta agar polisi nantinya dapat memproses pelaku dengan memberikan hukuman seberat-beratnya.

"Sampai menghilangkan nyawa seseorang, inikan biadab sekali," ujar Imran.

Imran juga meminta agar kepada keluarga almarhum diberi ketabahan menghadapi cobaan tersebut.

"Dalam waktu dekat juga rencananya IGI Aceh akan berkunjung ke duka. Saya meminta teman-teman guru, khususnya di Aceh, agar berdoa supaya kasus ini dapat ditemukan siapa pelakunya," pungkas Imran.

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi peristiwa perampokan sekitar pukul 21.00 WIB yang menewaskan salah seorang guru di Aceh Barat.

Emas seberat 35 mayam di tubuh korban hilang. Guru SMK di Arongan Lambalek ini meninggal dengan kondisi luka besar di bagian kepala diduga dihantam dengan benda tumpul oleh pelaku.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini