Unduh Aplikasi

IDI Aceh Jaya Bagikan Paket PudingĀ untuk Staf RSUD Teuku Umar Yang Sedang Dikarantina

IDI Aceh Jaya Bagikan Paket Puding untuk Staf RSUD Teuku Umar Yang Sedang Dikarantina
Ketua IDI Aceh Jaya, dr. Baihaqi menyerahkan paket puding kepada para petugas kesehatan RSUD Teuku Umar yang sedang dikarantina.

ACEH JAYA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Jaya membagikan paket puding kepada 20 staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar kabupaten Aceh Jaya yang sedang menjalani karantina, Selasa (4/8) sore.

Para staf RSUD Teuku Umar yang sedang menjalani karantina tersebut merupakan tenaga dokter, perawat, bidan, pengantar pasien, supir serta petugas laboratorium di rumah sakit setempat setelah kontak langsung dengan salah satu pasien reaktif corona berdasarkan hasil rapit test pada tanggal 29 Juli lalu.

Ketua IDI Aceh Jaya, dr. Baihaqi mengatakan pemberian bantuan berupa suplemen dan makanan bergizi atau puding tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya sesama profesi atau sesama petugas medis lainnya yang saat ini sedang menjalani karantina atau isolasi di rumah sakit Teuku Umar sejak hari Meugang kemarin.

Baca: Tangani Pasien Reaktif, Pelayanan RSUD Teuku Umar Ditutup Sementara

"Memang bantuannya tidak seberapa namun ini menjadi bukti jika kita harus peduli dan peka terhadap para pahlawan yang sedang melawan wabah corona di Aceh Jaya, apalagi saat ini mereka sedang menjalani karantina," kata dr. Baihaqi

"Semoga dengan bantuan ini dapat menambah semangat dan diberi kesehatan oleh Allah Swt," sambungnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat untuk tidak mengucilkan perjuangan para medis dan tidak menyebarkan hoaks terkait wabah Covid-19 yang sedang melanda semua belahan dunia termasuk Aceh.

"Mari sama-sama saling mendukung dengan cara mengikuti protokol kesehatan untuk memutuskan rantai penyebaran Corona di Aceh Jaya," pintanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Teuku Umar Kabupaten Aceh Jaya, dr. Eka Rahmayuli mengatakan saat ini ada 20 orang stafnya yang sedang menjalani karantina atau isolasi di rumah sakit Teuku Umar.

Katanya, karantina ini akan berlangsung hingga keluarnya hasil tes swab salah pasien yang sebelumnya dinyatakan reaktif corona berdasarkan hasil rapid tes di RSUD Teuku Umar.

"Hasil tes swabnya belum keluar hingga hari ini, jadi selama menunggu hasil swab maka selama itu petugas kita akan menjalani karantina," ungkap dr. Eka.

Selain itu, pihaknya juga berterima kasih atas kepedulian IDI Aceh Jaya yang sudah memberikan support berupa paket puding serta suplemen terhadap petugas kesehatan yang sedang menjalani karantina.

Komentar

Loading...