Unduh Aplikasi

Kepolisian mengingatkan kepada masyarakat dan petugas untuk berhati-hati

Ideologi jaringan teroris kuat, Kapolri: akan tetap hidup

Ideologi jaringan teroris kuat, Kapolri: akan tetap hidup
240674 275
KEPALA Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman mengatakan sel-sel jaringan teroris masih akan tetap hidup. "Ideologinya sangat kuat. Sepanjang kelompok mereka masih ada, pasti akan tetap membangun sel-selnya," kata Sutarman di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jumat pagi, 3 Januari 2014.

Menurut Sutarman yang menjadi prioritas polisi dalam pemberantasan teroris adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Poso, Jakarta, Aceh, Sumatera Selatan, Sulawesi serta beberapa daerah lain. Sejak sebelum natal dan tahun baru, Sutarman mengatakan polisi telah mengikuti pergerakan teroris ini. "Kami bisa mengikuti pergerakan mereka dan mereka akan melakukan serangan. Seluruhnya sudah terpantau," katanya.

Bagaimana memperoleh informasi serta memantau pergerakan teroris ini, Sutarman enggan mengungkapkan. "Saya tidak bisa mengatakan kepada publik karena ini sangat teknis," katanya.

Karena mengetahui pergerakan, kepolisian mengingatkan kepada masyarakat dan petugas untuk berhati-hati. Sehingga, kata dia, setiap saat kepolisian dan masyarakat selalu siap terhadap serangan-serangan yang dilakukan kelompok teroris ini.

Rabu dini hari lalu, Kepolisian menggerebek teroris di rumah kontrakan di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Dalam penggerebekan ini, enam terduga teroris meninggal. Mereka antara lain Daeng alias Dayat Hidayat, Nurul Haq alias Dirman, Oji alias Tomo, Rizal alias Teguh alis Sabar, Hendi, dan Edo alias Amril.

| TEMPO
Aceh UMKM Expo 2019
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh

Komentar

Loading...