Unduh Aplikasi

ICAIOS temukan delapan sengketa lingkungan yang diselesaikan

ICAIOS temukan delapan sengketa lingkungan yang diselesaikan
IMG01373 20141023 1347
BANDA ACEH - Hasil penelitian International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) menemukan delapan sengketa lingkungan yang terdapat konsensus atau kesepakatan kedua belah pihak, sehingga tidak menempuh jalur hukum.

Direktur ICAIOS, Saiful Mahdi menyebutkan dari beberapa sengketa lingkungan terdapat delapan konflik lingkungan lima Kabupaten di Aceh yang meliputi Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Timur, Aceh Barat dan Bener Meriah dapat diselesaikan.

"Misalnya perselisihan nelayan dengan nelayan di Peukan Bada, Aceh Besar dan di Aceh Barat," katanya pada konferensi pers, Kamis (23/10) di Banda Aceh.

Selain itu, lanjut Saiful perselisihan antara PT.Lafarge dengan masyarakat di Lhoknga, Aceh Besar juga telah dapat diselesaikan.

"Peselisihan ini sudah ada konsensus dimana pihak perusahaan bersedia membayar sejumlah dana untuk masyarakat Lhoknga Leupung sebesar Rp 2 Milliar pertahun yang dana tersebut dikelola oleh masyarakat setempat," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, penelitian yang dilakukan oleh ICAIOS terhadap sengketa lingkungan sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir dari bulan Januari hingga Maret 2014.

"Dimana dalam penelitian tersebut kita melibatkan sejumlah peneliti yang berada di Aceh," sebutnya.

Saiful juga menambahkan salah satu yang ikut menentukan tercapainya konsensus atau kesepakatan dari sebuah konflik lingkungan tergantung pada kepemimpinan di tingkat masyarakat yang terlibat perselisihan sebagai salah satu penentu tercapainya konsensus.

"Tercapainya konsensus dari sebuah konflik lingkungan adalah peran masyarakat sipil, termasuk peran media, tapi ada juga keterlibatan pihak LSM yang memihak kesalah satu yang berselisih justru tidak membantu tercapainya kesepakatan tersebut," ungkapnya.

 

|TOMMY

Komentar

Loading...