Unduh Aplikasi

Ibu dan Bayi di Rutan Lhoksukon Dapat Asimilasi, Pelapor: Saya Mencari Keadilan

Ibu dan Bayi di Rutan Lhoksukon Dapat Asimilasi, Pelapor: Saya Mencari Keadilan
Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam berkunjung ke Lapas Lhoksukon untuk bertemu Isma dan bayinya. Foto: AJNN/Sarina.

ACEH UTARA - Keuchik Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Bakhtiar mempertanyakan, soal pemberian asimilasi kepada Isma, ibu yang dipenjara bersama bayi karena terjerat kasus undang-undang Informasi, Transaksi dan Elektronik (ITE).

“Laporan awal saya lakukan hanya untuk mencari keadilan,” kata Bakhtiar kepada sejumlah awak media.

Selaku pelapor, dirinya mengaku sudah memafkan Isma, namun dirinya tetap berharap proses hukum terus berlangsung.

Sebelumnya, Anggota Komisi 3 DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, mengaku sudah menghubungi Direktorat Jenderal Permasyarakatan dan Kantor Wilayah, untuk memastikan ibu dari bayi itu (Isma) bisa ikut program asimilasi Covid-19.

Baca: Kasus Ibu dan Bayi di Penjara, Dek Gam Pastikan Pekan Depan Bebas

“Kita pastikan tanggal 14 Maret 2020 ibu (Isma) ini akan bebas, serta berharap ke depan tidak ada lagi kejadian yang serupa,” ujarnya.

Menurut Dek Gam, akan lebih baik ke depan aparat kepolisian hanya memberi peringatan atau surat pernyataan saja, agar tidak mengulangi kesalahannya yang seperti ini, sehingga tidak langsung di P21 kan.

“Jika sudah seperti ini, semua rugi, ibu ini rugi dan negara juga rugi. Cukup kejadian ini jangan ada lagi anak bayi di penjara,” cetusnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...