Unduh Aplikasi

Hingga September Bulog Aceh Serap 20 Ribu Gabah

Hingga September Bulog Aceh Serap 20 Ribu Gabah
Kepala Bulog Aceh, Fatah Yasinsaat meninjau Gudang Bulog Aceh di kawasan Lambaro bersama Ketua Tim Sergab Mabes TNI

BANDA ACEH - Sebanyak 20 ribu ton gabah hasil panen petani di Aceh telah diserap Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Provinsi Aceh hingga priode September 2017. Bulog optimis mampu menyerap 45 ribu ton gabah hingga akhir Desember sebagaimana target yang dibebankan.

"Untuk Aceh pencapaiannya (serapan gabah) sudah mencapai 20 ribu ton hingga September. Itu dari target penyerapan gabah sebesar 45 ribu ton yang dibebankan dan kami optimis tercapai," kata Kepala Bulog Aceh, Fatah Yasin kepada wartawan Senin (10/9).

Hal itu disampaikan Fatah usai meninjau Gudang Bulog Aceh di kawasan Lambaro Aceh Besar. Selain Fatah kunjungan hadir Ketua Tim Serapan Gabah Petani (Sergab ) Mabes TNI Angakatan Darat Kolonel Inf Ape Ajat dan Komandan Kodim (Dandim) 0101/BS, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP, serta Kadis Pertanian (Kadistan) Aceh Besar, Ahmad Tarmizi SP MM.

Fatah mengatakan, keyakinan didasari kebijakan Bulog yang telah menaikkan harga pembelian Gabah Kering Giling (GKP) sebesar 10 persen dari petani diatas harga pembelian pemerintah (hpp). Harga GKP yang hingga Agustus masih berkisar Rp 7.300, kini naik menjadi Rp 8.030.

"Makanya serapan cukup signifikan. Tahun lalu hingga akhir tahun saja hanya 10 ribu ton. Sebenarnya ini hanya target minimal, dan pada prinsifnya bulog ingin memaksimalisasi penyerapan untuk penguatan stok nasional,"kata Fatah.

Menurutnya, tingginya serapan gabah juga dipicu kerjasama Bulog dengan segenap unsur terkait diantarannya Dinas Pertanian dan TNI Angkatan Darat.

Dia berharap kenaikan tersebut dapat memberi solusi bagi meningkatnya serapan gabah yang selama ini terkendala akibat HPP gabah yang dinilai jauh di bawah harga pasar.

"Semoga ini bisa menjadi solusi bagi petani dan pencapaian target stok nasional. Dari target produksi, Aceh merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan total produksi setiap tahunnya mencapai 2,5 juta ton. Dari jumlah tersebut 1,2 juta sudah dikonsumsi untuk keperluannya masyarakat, sedang sisannya 1,3 juta untuk membantu saudara saudara kita di provinsi lain yang devisit seperti Riau dan Sumut,"kata Fatah.

Sementara Dandim Aceh Besar Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP menyatakan komitmennya untuk mendukung target dari Perum Bulog Aceh. Untuk meningkatkan serapan gabah, kodim Aceh Besar kata Iwan telah mengerahkan fasilitas kendaraan untuk membantu distribusi gabah dari petani ke Bulog.

"Alhamdulilah yang kita raih hari ini, merupakan proses dari manajemen sebelumnya dengan menggelar rapat kordinasi sejak Mei untuk menghadapi panen pada Agustus dan September, sehingga kita semakin solit dan permasalahan di triwulan sebelumnya tidak terulang. Kami kodim akan all out melakukan pendampingan termasuk menyiapkan kendaraan agar ongkos angkut petani saat distribusi semakin ringan,"kata Iwan

Komentar

Loading...