Unduh Aplikasi

Hingga November 2019, Pelanggar Syariat Islam di Pijay Hanya Tiga Kasus

Hingga November 2019, Pelanggar Syariat Islam di Pijay Hanya Tiga Kasus
Mahkamah Syar'iah Kabupaten Pidie Jaya. Foto: AJNN.Net/Muksalmina

PIDIE JAYA - Pelanggar Syariat Islam di Kabupaten Pidie Jaya yang disidangkang di Mahkamah Syar'iah kabupaten setempat, hingga November 2019 hanya tiga kasus. Ketiga kasus jinayah itu adalah kasus maisir atau perjudian. Dua diantara kasus tersebut telah ada putusan.

Dua kasus maisir yang telah diputuskan itu adalah DS terlibat judi togel. Dan lima terpidana kasus judi domino, masing-masing, MA, RY, AM, MN, dan SS.

Keenam terpidana dalam dua kasus tersebut tidak dihukum cambuk. Namun, mereka diwajibkan membayar denda sebanyak 50 gram emas murni atau jika dirupiahkan sekitar Rp 35 juta.

"Tetapi para pelaku maisir ini juga tidak sanggup membayar denda, sehingga denda keenamnya pelaku ini diganti dengan kurungan penjara selama lima bulan," kata Ketua Mahkamah Syar'iah Pidie Jaya, Mahfudin melalui petugas layanan Azharuddin kepada AJNN, Kamis (28/11).

Sedangkan satu kasus maisir lainnya, lanjut Azhar, baru dimulai sidang hari ini. Dijelaskan, kasus pelanggar Syariat Islam di Pidie Jaya yang di sidangkan di itu adalah limpahan dari Kejari setempat.

"Semuanya limpahan dari Kejaksaan. Hingga November, baru tiga kasus disidangkan, dua sudah ada putusan, dan satu lagi baru pertama sidang hari ini. Sementara pada tahun 2018 tidak ada pelanggar syariat yang disidangkan," jelasnya.

Komentar

Loading...