Unduh Aplikasi

Hingga Juni 2018, Penderita Gangguan Jiwa di Lhokseumawe Capai 302 Orang

Hingga Juni 2018, Penderita Gangguan Jiwa di Lhokseumawe Capai 302 Orang
ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Penderita gangguan jiwa di Kota Lhokseumawe dihitung dari awal Januari hingga Juni 2018 mencapai 302 orang. Kebanyakan dari penderita gangguan jiwa itu disebabkan karena penggunaan narkoba.

Kepala Dinas Kesehatan Sayed Alam Zulfikar, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Helizar, mengatakan, kebanyakan dari penderita gangguan jiwa itu disebabkan karena penggunaan narkoba, stres, dan juga beberapa hal lainnya.

“Semua yang menderita gangguan jiwa masih pada usia produktif, dan sebagian diantaranya sudah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) Kota Banda Aceh,” katanya kepada AJNN, Kamis (28/6).

Helizar menambahkan, seluruh penderita gangguan jiwa tersebut, masih melakukan pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara.

“Apabila ada keluarga dan saudara yang mengalami gejala gangguan kejiwaan, segera periksa ke Puskesmas, dan akan di rujuk ke RSU Cut Meutia. Dan kemudian apabila parah dari rumah sakit itu baru diberikan surat rujukan ke RSJ Banda Aceh,” imbuhnya.

Komentar

Loading...