Unduh Aplikasi

Himbauan Bupati Jufri tak laku di kalangam masyarakat Abdya

ACEH BARAT DAYA - Himbauan Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Ir Jufri Hasanuddin sepertinya tidak "laku" lagi dikalangan masyarakat setempat,  Buktinya puluhan ribu masyarakat setempat tetap melakukan acara tolak bala alias rabu habeh di pantai-pantai ataupun ditempat wisata yang ada di Abdya.

Padahal, Bupati Jufri sebelumnya telah mengeluarkan himbauan larangan di media masa. Namun diabaikan warga.

"Maklum saja bupati orang pelumat jadi tidak tau dia tradisi orang Abdya makanya dilarang," sebut Kirjan Hidayat warga Kecamatan Manggeng saat ditemui AJNN dipantai Ujung Manggeng bersama keluarganya saat melakukan kegiatan tulak bala.

Ia menyebutkan, seharus Bupati Abdya bukan melarang masyarakat untuk melakukan tradisi tolak bala ini, akan tetapi seorang bupati mengurus rakyat untuk memudahkan mendapat pupuk. Serta menunaikan janji-janji sebagaimana yang telah di ucapkan dulu.

" Bagaimana bisa dia melarang kegiatan ini, dari nenek moyang kita sudah begini, ini sudah menjadi kebiasaan kita dari tahun ke tahun, alangkah indahnya Bupati itu selesaikan janjinya dulu kepada Masyarakat, baru Masyarakat mendengar apa yang di himbau itu,"sebutnya.

Kirjan mengatakan, acara tulak bala cuma satu kali dalam setahun, sebelum hari H katanya, masyarakat sudah mempersiapkan beragam menu untuk makan bersama keluarga di tempat wisata. Sebelum hari H sebutnya, para ibu-ibu sibuk membuat ketupat, bakar lemang, potong ayam dan segalam macam.

"Jauh-jauh hari sudah disiapkan untuk acara tulak bala ini, pas di hari H seperti ini Bupati melarang, mana mau masyarakat untuk tidak mendatangi tempat wisata, masayarakat sudah mengorbankan berbagai macam untuk acara ini, kan tidak mungkin dibuang masakannya yang sudag disiapkan itu,"tuturnya.

Pantauan AJNN, ribuan warga yang memadati lokasi pantai wisata Ujung Manggeng tersebut bukan dari Kabupaten Abdya saja, bahkan ribuan warga dari kabupaten Aceh Selatan pun ikut memadati lokasi wisata Ujung Manggeng.

Salah seorang warga Tapaktuan Khairul menyebutkan, tempat wisata di Ujung Manggeng tersebut bagidirinya sangat indah. "Kami sekeluarga besar segaja datang kemari, karena disini tempatnyan berbeda dengan tempat yang lain," tuturnya.

Selain itu, masyarakat yang datang ke tempat ini juga ramai. "Kami tadi pagi sebelum datang kemari sempat ragu, karena saya baca di koran serambi Bupati Abdya larang kegiatan Rabu Habeh, ternyata setelah kami masuk kemari jauh dari dugaan kami, luar biasa ramei pengunjung hari ini," tandasnya.

RAHMAT


Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...