Unduh Aplikasi

HIMA-TG Unsyiah Laksanakan PHBD di Sabang

HIMA-TG Unsyiah Laksanakan PHBD di Sabang
Foto: Ist

SABANG - Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HIMA-TG) Unsyiah melaksanakan Program Hibah Bina Desa (PHBD) di Desa Jaboi, Sabang. Kegiatan tersebut merupakan program dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan di bawah Kemenristekdikti untuk memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada para mahasiswa agar ikut berperan aktif dalam peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa.

Salah seorang mahasiswa HIMA-TG Unsyiah, Radha Salsana kepada AJNN, Minggu (28/7) mengatakang, HIMA-TG Unsyiah sendiri telah memiliki ikatan emosional yang cukup baik dengan warga masyarakat Desa Jaboi. Hal ini dikarenakan desa tersebut memiliki tatanan geologi yang kompleks, seperti gunung api dan struktur geologi lainnya yang membuat desa Jaboi menjadi lokasi riset terpadu bagi mahasiswa maupun dosen dari program studi teknik geofisika.

Pada tahun 2015, jelas Radha, HIMA-TG juga telah melakukan kegiatan bakti sosial, pembersihan pantai dan penanaman pohon secara bersama-sama pada kegiatan Geophysics Engineering Tour (GET).

"Desa Jaboi sendiri memiliki 10 spot wisata dan yang paling terkenal yaitu Gunung api Jaboi, sehingga menjadikan desa tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata geothermal. Namun sayangnya lokasi-lokasi tersebut masih kurang terekspos ke luar, sehingga masih minimnya wisatawan baik domestik maupun macan negara yang berkunjung ke lokasi tersebut," kata Radha.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan penerapan manajemen wisata dengan baik yang berbasis pada teknologi informasi untuk memudahkan akses informasi di era industri 4.0. Selain itu juga diperlukan peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang ada untuk dapat mengelola geowisata di desa tersebut dengan optimal.

Radha menjelaskan, Gunung api Jaboi sendiri memiliki kawah yang cukup menarik untuk di kunjungi oleh wisatawan dengan ketinggian 200 mdpl dan dapat diakses dengan sangat mudah.

"Disisi lain akan tersaji pemandangan yang cukup bagus sebagai spot foto, bau belerang sebagai ciri khas dari guung api akan tercium begitu mendekat dengan lokasi kawah. Hal ini menjadi potensi yang sangat besar untuk menarik wisatawan," jelasnya.

Radha menambahkan, program PHBD Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika Unsyiah melakukan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat Desa Jaboi, dalam pengembangan geowisata di kawasan gunung api Jaboi.

Selain meningkatkan ekonomi masyarakat geowisata berbasis teknologi informasi menjadi media baru dalam meningkatkan kesadaran tentang hidup berdampingan dengan lingkungan vulkanik.

"Kegiatan pelatihan manajemen wisata di lakukan dengan memberikan pemahaman ke pada masyarakat bagaimana melihat prospek geowisata sebagai potensi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Disisi lain HIMA-TG juga memberikan pelatihan manajemen geowisata berbasis pada teknologi informasi yang mendukung era industri 4.0. Selain memberikan pelatihan HIMA-TG juga memberikan arahan bagaimana membangun jalur tracking yang aman bagi pendaki gunung api Jaboi," imbuhnya.

Tambahnya, program PHBD ini sendiri di bimbing langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Marwan M.T.

"Melalui kegiatan ini beliau mengharap dapat meningkatnya kemampuan masyarakat Desa Jaboi dalam mengelola potensi wisata dan juga miningkatnya perekonomian masyarakat. Selain itu meningkatnya kerja sama antara masyarakat Desa Jaboi dengan Universitas Syiah Kuala, khsususnya Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika di kemudian hari," sebut Radha.

 

Komentar

Loading...