Unduh Aplikasi

Hilang Terseret Arus di Nagan Raya, Anggota FKL Belum Ditemukan

Hilang Terseret Arus di Nagan Raya, Anggota FKL Belum Ditemukan
Ilustrasi. Foto: THINKSTOCK.COM

BANDA ACEH - Salah satu anggota team Forum Konservasi Leuser (FKL), Hendri Saputra (35) hilang terseret arus sungai di wilayah Desa Blang Baro Rambong, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Minggu (24/11).

Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budiono mengatakan, korban terseret arus saat melakukan penyeberangan sungai Krueng Inong untuk melakukan patroli satwa liar yang di kawasan Beutong, Nagan Raya bersama tiga rekan se teamnya.

"Saat penyeberangan korban terseret arus. Kemudian rekan team berusaha memberikan pertolongan. Namun, korban tidak bisa tertolong sehingga dibawa arus sungai tersebut," kata Budiono dalam laporannya, Senin (25/11).

Sejauh ini, kata Budiono, Hendri belum ditemukan, namun tas ransel milik korban sudah ditemukan di kawasan bendungan irigasi Jeuram Beutong.

"Jarak TKP dengan ditemukan Tas tersebut diperkirakan lebih kurang 8 kilo meter," ungkap Budiono.

Adapun team FKL yang selamat dari arus sungai saat patroli di Nagan Raya tersebut antara lain, Samsul Rizal (24) warga Lamcot, Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, sebagai Ketua Team FKL.

Kemudian, Hermansyah (34) warga Cot Gud Kecamatan Seunagan Timur Nagan Raya, dan Bointa Dilo Bangun (24) warga Kuta Cane Kabupaten Aceh Tenggara, keduanya berperan sebagai anggota team FKL.

Sementara itu, korban yang sampai saat ini belum ditemukan adalah warga Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan.

Korban diketahui juga sedang menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Aceh Selatan.

Manager Database FKL, Ibnu Hasyim membenarkan bahwa korban merupakan anggota FKL yang sedang melakukan patroli di wilayah Nagan Raya.

"Dia ranger FKL, mau patroli," sebut Ibnu.

Komentar

Loading...