Unduh Aplikasi

DIDEMO MAHASISWA

Hendra Budian Yakin Plt Gubernur Juga Tidak Setuju Tambang di Gayo

Hendra Budian Yakin Plt Gubernur Juga Tidak Setuju Tambang di Gayo
Anggota DPRA, Hendra Budian ketika menanggapi aksi yang digelar oleh para mahasiswa dari Gayo. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Gayo kawal Dapil 4 (Aceh Tengah-Bener Meriah) menggelar aksi damai di Gedung DPRA, Kamis (3/10).

Aksi itu sempat molor beberapa jam. Pasalnya dalam pemberitahuan aksi, tertulis kalau aksi akan digelar sekitar pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 11.00 WIB, aksi itu tak kunjung digelar. Mahasiswa baru menggelar aksi sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam aksi itu, mahasiswa memberikan selembar tiket mobil kepada anggota DPRA yang berasal dari Dapil 4. Hendra Budian yang merupakan mantan aktivis langsung maju untuk menerima tiket tersebut. Tiket itu sebagai bentuk apabila wakil rakyat yang sudah dipilih dan dilantik itu tidak mampu menjalankan amanah yang diberikan masyarakat, maka sebaiknya pulang ke kampung halamannya.

Ketika aksi itu, hampir seluruh anggota DPRA dari Dapil 4 keluar untuk menemui mahasiswa. Hanya satu wakil rakyat yang tidak ada karena masih berada di luar daerah. Mahasiswa dalam aksi itu menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya adalah terkait izin tambang yang berada di wilayah gayo yang hingga kini masih menjadi polemik.

Anggota DPRA, Hendra Budian yang turun untuk menemui mahasiswa itu mengaku sangat yakin kalau Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga tidak setuju dengan keberadaan tambang di Gayo.

Baca: Baru Dilantik, Mahasiswa Sudah Berikan Tiket Pulang untuk Anggota DPRA Dapil 4

"Masalah isu tambang di Gayo, kami sepakat untuk mengakomodir suara masyarakat yang telah disuarakan, dan kami yakin Pemerintah Aceh dalam hal ini Plt Gubernur juga pasti mendengar aspirasi masyarakat," kata Hendra Budian.

Untuk itu, mantan aktivis mahasiswa itu meminta kelonggaran waktu kepada mahasiswa untuk menyusun langkah-langkah yang terbaik demi penyelamatan lingkungan di Gayo.

"Saat ini, kami masih harus mengikuti agenda-agenda pembentukan AKD dan fraksi di DPRA, setelah semua ini selesai, maka kami akan segera menjalankan amanah yang telah diberikan," ujarnya.

Hendra Budian juga mengapresiasi aksi tersebut. Baginya aksi ini merupakan peringatan dan cambuk bagi mereka wakil rakyat agar senantiasa bekerja untuk masyarakat yang sudah memberikan amanah.

"Kami juga akan mencari waktu ngobrol dengan kawan-kawan Gayo di Banda Aceh, kalau bisa ngobrol, saya rasa tidak perlu aksi seperti ini. Ini kami anggap sebuah penghargaan," jelasnya.

Komentar

Loading...