Unduh Aplikasi

Bukan Hanya Untuk Seremonial Saja

Hendra Budian Minta Pemkab Bener Meriah Libatkan Mukim dalam Menjalan Roda Pemerintahan

Hendra Budian Minta Pemkab Bener Meriah Libatkan Mukim dalam Menjalan Roda Pemerintahan
Pertemuan Silahturahmi Forum Imam Mukim se Kabupaten Bener Meriah dengan Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian. Foto IST

BENER MERIAH - Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian menerima kunjungan pengurus Forum Imam Mukim se-Kabupaten Bener Meriah di Rumah Aspirasi Hendra Budian Simpang 3.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh 20 Imam Mukim se-Kabupaten Bener Meriah. Pertemuan tersebut di inisiasi oleh Forum Mukim. 

Dalam silaturrahmi yang dibalut diskusi tersebut, Ketua Forum Mukim se-Kabupaten Bener Meriah, Jemali menyampaikan bahwa banyak persoalan yang dialami oleh para Imam Mukim yang ada di Bener Meriah.

“Kami para Imam Mukim saat posisinya cuma seremonial saja pak, selama ini kami tidak pernah dilibatkan oleh Pemkab untuk berdiskusi dan mencari solusi terkait persoalan-persoalan yang dialami oleh para Imam Mukim," ujar Jemali di hadapan Hendra Budian.

Lanjutnya, bukan hanya persoalan tidak dilibatkan oleh Pemerintah, kesejateraan para Imam Mukim menurut Jemali juga luput dari Perhatian Pemerintah kabupaten Bener Meriah.

“Sedih Pak, setahu saya, Mukim ini cuma ada di Aceh, diatur melalui qanun, Mukim ini tidak ada di daerah lain di Indonesia ini. Tapi, apa yang kami rasakan malah sebaliknya, jauh dari rasa keadilan. Jauh pak, apa yang kami dapatkan jauh panggang dari api, kami hanya dibekali dengan sepeda motor tua sebagai kendaraan operasional," tambahnya.

Selain itu Sukardi, Imam Mukim Pemangu menambahkan, bahwa selama ini Imam Mukim menerima honor jauh dibawah UMR. 

“Imam Mukim ini Pak, secara aturan diberi honor setara UMR, tapi yang kami terima cuma 500 ribu per bulan, ini kan penghinaan bagi lembaga Mukim yang kedudukannya sangat terhormat," ujar Sukardi.

Dalam diskusi tersebut Hendra Budian menyampaikan akan menindak lanjuti masukan-masukan yang telah disampaikan tersebut. 

“Semua masukan dari orang tua saya para Imam Mukim saya catat. Kesejahteraan, Kendaraan Operasional, Kesekretariatan, dan Penguatan Kelembagaan Imam Mukim menjadi catatan penting buat saya," ujarnya.

“Saya akan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk mengajak Forum Mukim untuk duduk bersama, mencari solusi terbaik atas berbagai persoalan yang dialami oleh para orangtua kami Imam Mukim di Kabupaten Bener Meriah," sambung Hendra.

Selebihnya, yang menjadi wilayah wewenang dia sebagai anggota DPR Aceh, akan terus diperjuangkan semaksimal mungkin agar secepatnya dapat diselesaikan.

HUT Pijay

Komentar

Loading...