Unduh Aplikasi

Hasil Swab Ketiga, Satu Pasien di RSUDZA Masih Positif

Hasil Swab Ketiga, Satu Pasien di RSUDZA Masih Positif
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh sudah menerima hasil pemeriksaan swab ketiga salah satu pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah itu. Dimana, hasil pemeriksaan swab ketiga, pasien tersebut masih positif, sehingga akan kembali dilakukan pemeriksaan swab keempat dalam beberapa hari kedepan.

Wakil Direktus RSUDZA, Endang Mutiawati mengatakan dalam 10 hari terakhir ini (selama April), pasien positif masih tetap bertahan lima orang, terdiri dari satu meninggal, tiga sudah sembuh/negatif dan satu masih positif.

"Satu pasien yang masih positif ini kemarin sore telah tiba hasil swab ketiga, juga masih positif. Sehingga direncanakan untuk pemeriksaan swab ke-4 dalam beberapa hari kedepan," kata Endang Mutiawati, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan pasien tersebut berusia 60 tahun dengan penyakit Comorbid. Hal ini sesuai referensi bahwa kelompok lansia apalagi dengan komorbid akan lebih susah melawan virus karena daya imunitas tubuhnya sudah melemah.

"Yang ingin kami sampaikan adalah terkait dengan keadaan selama 10 hari terakhir ini tidak ada penambahan positif covid adalah merupakan hasil upaya yang sangat luar biasa dari tim-tim ujung tombak, apakah itu tim-tim puskesmas, tim surveilance, tim perangkat desa, tim WH dalam memonitor "pendatang" yang baru tiba dari luar daerah yang terjangkit untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing," ujarnya.

Baca: Tiga Pasien Positif Corona Yang Sembuh Dipulangkan

Menurunya sistem kerja selama ini dalam menghalau datangnya virus corona ke daerah Aceh di lapangan sudah terkoordinasi dengan baik antara dinas kesehatan dengan dinas-dinas terkait lainnya.

"Proud of you. Semoga sistem ini semakin kuat implementasinya sehingga kita tercegah menjadi area transmisi lokal seperti jakarta, dan terhindar dari outbreak," jelasnya.

"Seandainya kita sudah menjadi area transmisi lokal maka semua kita yang berada di Aceh akan menjadi ODP. Dan kalau ada keluhan batuk pilek demam akan diisolasi di rumah sakit penanganan Covid-19 sampai hasil swab negatif. Keluarga tidak bisa membesuk. Betul-betul sendirian di ruang rawat inap," sambungnya.

Ia mengatakan segala kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Aceh saat ini sudah sangat baik dan sangat terasa manfaatnya.

"Saya lihat antara satu dinas dengan dinas lainnya saling bahu membahu memperkuat barisan menurut tupoksinya masing-masing, luar biasa," kata Endang.

Komentar

Loading...