Aplikasi AJNN.net

Kini tersedia di Play Store

Unduh Aplikasi

Hasil Otopsi, Polisi: Ada Alat Kuret Tertinggal di Rahim Korban

Hasil Otopsi, Polisi: Ada Alat Kuret Tertinggal di Rahim Korban
Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo Wibowo, Foto: Dok AJNN

LANGSA - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa telah melakukan otopsi terhadap pasien Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Langsa yang meninggal dunia satu hari usai menjalani operasi kuret karena keguguran.

Otopsi dilakukan pada Kamis kemarin (26/3), setelah malamnya polisi menerima laporan dari suami korban yang tak terima istrinya meninggal dinilai dengan tidak wajar.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo yang dikonfiemasi AJNN, Jum'at (27/3) mengatakan, benar ada ditemukan alat kuret yang tertinggal di rahim korban.

"Hasil otopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Langsa dan anggota inafis Polres Langsa ditemukan potongan laminaria (alat pembuka rahim-red) di tubuh korban," kata Kasat Reskrim.

Baca: Diduga Alat Kuret Tertinggal di Rahim, Warga Langsa Meninggal Usai Dioperasi

Selain laminaria, kata Kasat, di tubuh korban juga masih ada janin berukuran satu centi meter.

Karena ditemukan ada alat yang tertinggal di tubuh korban, polisi akan melakukan beberapa upaya penyidikan untuk proses selanjutnya.

"Selanjutnya kami akan melakukan beberapa upaya penyidikan pada hari ini," ungkap Kasat Reskrim.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pasien meninggal dunia diduga karena tertinggal alat kuret di rahim setelah menjalani operasi yang dilakukan oleh tim operasi di RSCND Langsa. Pasien tersebut adalah SH, warga Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Komentar

Loading...