Unduh Aplikasi

Hari Pertama SKD CPNS Kemenkumham Aceh Diikuti 3 Ribu Lebih Peserta

Hari Pertama SKD CPNS Kemenkumham Aceh Diikuti 3 Ribu Lebih Peserta
Peserta CPNS Kemenkumham Aceh diperiksa sebelum memasuki ruangan CAT. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Sebanyak 3.575 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Kemenkumham Aceh mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dihari pertama yang dilaksanakan di Universitas Abulyatama, Aceh Besar, Sabtu (1/2).

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi melalui Kadiv Administrasi, Rudi Hartono menyebutkan pelaksanaan tes SKD melalui Computer Assisted Tes (CAT) dilaksanakan selama enam hari mulai 1-6 Januari 2020. Total keseluruhan peserta CPNS di instansi Kemenkumham Aceh sebanyak 21.378 peserta. 

"Jadi seleksi di hari pertama di bagi lima sesi, persesinya sebanyak 715 peserta ikut ujian SKD melaui CAT. Peserta yang mengikuti hari ini sampai sore," kata Rudi.

Ia juga menyebutkan seleksi SKD CPNS di awasi oleh pihak internal dan ekternal yang terdiri pengawas Kemenkumham pusat serta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sebelum memasuki ruang ujian SKD, peserta terlebih dahulu diperiksa menggunakan metal detektor Garrett dan pemeriksaan seluruh badan. 

"Selain dari pusat, pengawas dari Kemenkumham Aceh juga dilibatkan. Peserta yang ikut tes tidak dibenarkan membawa telepon genggam serta benda lainnya, kecuali kartu identitas dan kartu ujian. Pensil dan kertas telah disediakan oleh pihak panitia," ujarnya.   

Rudi juga menyebutkan untuk tahun ini provinsi Aceh mendapatkan kuota 97 orang lulusan SMA sederajat yang akan ditempatkan sebagai penjaga tahanan atau sipir dan pemeriksan keimigrasian. 

"Sementara untuk lulusan DIII dan S1 yang mengikuti tes CAT 2.554 untuk kuota 17 orang yang nantinya disebar di seluruh kantor wilayah Kemenkumham," ujarnya. 

Setelah peserta CPNS lulus CAT, kata Rudi selanjutnya peserta akan mengikuti kesemaptaan dan wawancara. Nilai yang tinggi akan menjadi penentu kelulusan. 

"Dalam pelaksanaan seleksi CPNS, Kemenkumhan Aceh menjamin dan memastikan berlangsung objektif dan transparan," ungkapnya.

Komentar

Loading...