Unduh Aplikasi

Hari Ini, Bunker Peninggalan Jepang Dipulihkan

Hari Ini, Bunker Peninggalan Jepang Dipulihkan
ilustrasi

LHOKSEUMAWE - Hari ini, Dinas Pekerjaan Umum Lhokseumawe dan kontraktor pembangunan jalan lingkar di Lhokseumawe akan memulihkan keberadaan bunker peninggalan Jepang ke permukaan tanah. Sebelumnya, bunker ini ditanam oleh kontraktor dan menyulut kemarahan warga.

“Insya Allah posisinya akan dikembalikan,” kata Fendi, warga Desa Ujong Blang, Jumat (4/11). Menurut Fendi, pemerintah harusnya lebih sensitif dalam membangun. Pembangunan, kata dia, dapat bersanding dengan upaya pelestarian alam dan situs-situs bersejarah.

Kamis lalu, Fendi dan tiga rekannya mendatangi Dinas Pekerjaan Umum. Mereka meminta dinas bertanggung jawab terhadap tindakan kontraktor pembangunan jalan yang mengubur bunker itu rata dengan tanah.

“Bunker itu ada sebelum saya lahir. Selama ini warga dengan kesadarannya selalu menjaga dan melestarikan bunker. Sekarang tiba-tiba saja mau dihilangkan dengan alasan berada di atas badan jalan. Jalan bisa diatur posisinya. Hargai sejarah,” kata Fendi.

Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kota Lhokseumawe, Ishak Rizal, mengatakan pemindahan bunker itu ke dalam tanah dilaksanakan tanpa izin. “Untuk itu kami minta kepada pihak rekanan agar bertanggung jawab menggali kembali bungker tersebut. Sejauh ini pihak kita akan lakukan kordinasi dengan pihak rekanan, agar situs bersejarah tersebut di selamatkan,” kata Ishak.

Menurut Ishak, keberadaan bungker tersebut harus diselamatkan karena itu menjadi bukti sejarah masa penjajahan Jepang di Selat Malaka. Ini, kata dia, penting diketahui oleh anak dan cucu.

Ishak juga mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga peninggalan sejarah tersisa di Lhokseumawe. “Bila ada masyarakat yang menemukan atau mengetahui keberadaan situs peninggalan sejarah di Lhokseumawe, segera melaporkan kepada kami,” kata Ishak.

Komentar

Loading...