Unduh Aplikasi

Harga Pinang Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19

Harga Pinang Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19
A Yani menjemur pinang di Kecamatan Sawang Aceh Utara. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Harga pinang mengalami lonjakan beberapa pekan terakhir. Saat ini harga pinang bertahan Rp17 ribu per kilogram dibandingkan sebelumnya sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.

Penampung Pinang di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, A Yani kepada AJNN mengatakan, harga pinang saat ini mengalami lonjakan dari sebelumnya. Meskipun wabah pandemi Covid-19 melanda tidak mempengaruhi harganya.

“Harga sebelumnya Rp12 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram kini menjadi Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram,” katanya, Kamis (18/2).

Lanjut A Yani, dirinya merupakan penampung pinang dari petani-petani menjual yang ada di pedalaman Aceh Utara. Setelah ditampung, pinang itu di jemur kembali lalu dikirim ke Medan, Sumatera Utara.

“Untuk pengiriman mengalami sedikit kendala sebelumnya saat wabah pandemi Covid-19 memuncak, namun sekarang sudah kembali normal,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam sepekan atau dua pekan sekali dirinya mengirim pinang tersebut ke Medan mencapai sembilan hingga 10 ton. pengiriman itu dilakukan secara langsung, karena tidak ada konsumen yang memesan di daerah Provinsi Aceh.

“Semoga saja ke depan, pemerintah kembali menyetabilkan harga pinang. Jangan seperti sekarang kadang-kadang merugi, kadang-kadang untung serta tidak menentu di tengah wabah ini,” imbuhnya.

Komentar

Loading...