Unduh Aplikasi

Harga Lobster di Lhokseumawe Anjlok, Diduga Dampak Corona

Harga Lobster di Lhokseumawe Anjlok, Diduga Dampak Corona
Foto- Pengepul udang lobster saat melakukan penimbangan udang lobster di Pasar Pusong, Lhokseumawe. Foto: AJNN/Safrizal

LHOKSEUMAWE - Harga Lobster di beberapa pasar Kota Lhokseumawe, sempat menyentuh Rp 370 ribu per kilogram. Namun, saat ini harga tersebut anjlok turun menjadi Rp 200 ribu per kilogram.

Jatuhnya harga lobster tersebut di pasaran, membuat nelayan di Lhokseumawe yang selama ini mengandalkan pendapatan dari lobster merasa kewalahan.

"Kondisi saat ini harga lobster sangat anjlok dipasaran. Penampung hanya mampu membayar Rp 200 ribu per kilogramnya. Sebelumnya, harga jual lobster di pasar Pusong, Lhokseumawe mencapai Rp 370 per kilogramnya," kata Yudi Helmi, salah seorang nelayan pencari lobster, Sabtu (22/2).

Baca: Gara-gara Virus Corona, Harga Bawang Putih di Lhokseumawe Melambung Tinggi

Menurut Yudi, harga tersebut tidak sesuai dengan pengeluaran operasional, untuk kebutuhan dalam mencari lobster di laut. Bila harga anjlok seperti kondisi saat ini, dirinya mengaku nelayan merasa rugi mencari lobster.

Sejauh ini kata Yudi, nelayan tidak tahu pasti kenapa harga lobster anjlok di pasaran, tidak hanya Kota Lhokseumawe saja." Informasi saya dapatkan semua hampir semua daerah mengalami hal yang sama, yakni merosotnya harga lobster," keluhnya.

Baca: Virus Corona Pengaruhi Ekspor Barang Indonesia

Menurut pengepul lobster di Pasar Pusong, Wanda menyebutkan, anjloknya harga lobster dipengaruhi daya ekpor yang berkurang. Selain itu kata dia, isu wabah corona juga menjadi salah satu faktor penyebab turunnya harga lobster saat ini.

"Selain daya ekspor lobster yang berkurang, isu wabah corona juga menjadi salah satu pemicu anjloknya harga lobster dipasaran saat ini," jelasnya.

Dirinya menambahkan, selama komoditi lobster dari Indonesia sudah menjadi komoditas ekspor unggulan, dan termasuk salah satu pemasok kebutuhan pasar luar negeri.

"Bila permintaan lesuh, maka tentunya pengepul akan membeli dengan harga rendah dari para nelayan, dimana pasaran dan permintaan hannya ditingkat lokal saja," pungkas Wanda.

Komentar

Loading...