Unduh Aplikasi

Harga Kepiting Anjlok, Warga Pesisir Mengeluh

Harga Kepiting Anjlok, Warga Pesisir Mengeluh
Kepiting bakau. Foto: Mahyuddin

ACEH TIMUR - Masyarakat pesisir yang mengandalkan hasil tangkapan kepiting mengeluh. Saat ini harga kepiting mengalami penurunan.

Sanusi (30), warga Matang Peulawi, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, mengatakan kondisi ini menyebabkan mereka kesulitan mendapatkan penghasilan lebih. Apalagi kebutuhan hidup yang semakin hari semakin meningkat.

Anjloknya harga ini jelas mempengaruhi pendapatan para penangkap kepiting. Dari Rp 60 ribu per kilogram, saat ini kepiting berukuran sedang hanya laku dijual Rp 20 ribu. Sedangkan kepiting ukuran jumbo yang dulu harganya Rp 100 ribu kini hanya Rp 50 ribu. “Harganya nggak naik-naik lagi sampai sekarang,” kata Sanusi.

Anjloknya harga kepiting ini diakui Sanusi akibat ada perubahan regulasi tentang peraturan penangkapan jenis kepiting dan lobster oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 tahun 2015 disebutkan tentang larangan penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan dalam keadaan bertelur dan ukuran minimal, angka ekspor kepiting maupun lobster, dan rajungan.

Untuk ukuran lobster yang boleh ditangkap adalah di atas 8 sentimeter atau setara 300 gram. Sementara kepiting harus memiliki lebar 15 sentimeter atau setara 350-400 gram. Untuk rajungan dengan lebar 10 sentimeter atau atau setara 55-80 gram

Komentar

Loading...