Unduh Aplikasi

Harga Karet Turun Drastis di Aceh Jaya, Ekonomi Masyarakat Semakin Terjepit

Harga Karet Turun Drastis di Aceh Jaya, Ekonomi Masyarakat Semakin Terjepit
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH JAYA - Salah satu sektor pendapatan ekonomi warga Aceh Jaya khususnya para petani deres kini nyaris lumpuh. Pasalnya harga jual karet saat ini turun drastis dibandingkan sebelum wabah pandemi Covid-19 melanda bumi.

Salah seorang penampung karet di Desa Alue Tho, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya,Elis Farmi mengungkapkan jika saat ini sudah banyak warga yang enggan menderes akibat nilai jual yang sangat rendah.

Menurutnya, harga jual karet hari ini sudah berada dikisaran Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram. Harga tersebut turun sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu per kilogram yang sebelumnya berada diharga Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per kilogram.

"Sebelum corona biasa kami beli sama petani sekitar Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per kilonya. Sedangkan hari ini hanya mampu kami beli sekitar Rp 4 ribu perkilo," kata Elis kepada AJNN, Kamis (14/5).

Dirinya juga menjelaskan, akibat turun nilai jual karet karena dampak pandemi Covid-19 yang berdampak sulitnya akses pengiriman karet ke Medan. Belum lagi banyak penampung bahkan pabrik yang tutup akibat Covid-19 ini.

"Ya setahu saya karena corona makanya harga turun, dan juga informasi yang kami dapat saat ini ekspor karet keluar juga terkendala," jelasnya.

Padahal, lanjutnya, mayoritas pendapatan masyarakat Alue Tho dan beberapa desa tetangganya hanya dideres, sehingga akan sangat terasa kesulitan jika daya beli karet semakin turun.

"Rata-rata warga disini deres, walaupun ada kerja sampingan seperti tanam padi atau berkebun lainnya, namun deres merupakan tombak ekonomi utama masyarakat disini," pungkasnya.

Komentar

Loading...