Unduh Aplikasi

Harga ayam potong turun dratis

ACEH BARAT DAYA - Sempat melonjak tinggi saat lebaran Idul Adha, kini harga ayam potong di  pasar tradisional di Kota Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) turun  drastis. Hal itu disebabkan stok sudah stabil.

"Harganya sudah turun, September lalu bisa kita jual dengan harga Rp 60 ribu per ekor, sekarang jadi Rp 50 ribu," kata Acut, salah seorang pedagang ayam di Kota Blangpidie, Minggu (12/10).

Pantauan AJNN di pasar Blangpidie, harga ayam potong dijual rata-rata Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per ekor. Penurunan harga ini terjadi karena pasokan kembali lancar setelah Idul Adha.

Sebagian pasokan ayam potong untuk memenuhi kebutuhan di Kota Blangpidie masih didatangkan dari Banda Aceh dan Medan. Ini lantaran peternakan lokal belum mampu memenuhi seluruh permintaan ayam di daerah tersebut.

Selain itu, harga ayam dari luar Abdya terkadang lebih murah. Kondisi ini terjadi karena biaya produksi yang dikeluarkan peternakan lokal di Abdya lebih besar, di antaranya untuk membeli pakan dan bibit yang didatangkan dari Banda Aceh.

"Pedagang tentu melihat kondisi harga. Kalau harga di peternakan lokal murah, maka beli di sini saja. Tapi selama ini lebih sering membeli dari luar," katanya.

Hal yang serupa diungkapkan Mukhlis, salah seorang pedagang ayam di Kecamatan Manggeng, menyebutkan turunnya harga ayam potong ini sudah terjadi sejak satu pekan lalu. "Sejak Senin lalu saya telah menjualnya dengan harga Rp 45 ribu per ekor," ungkapnya.

Dia menyebutkan, turunnya harga ayam ini kemungkinan besar disebabkan stoknya saat ini di Abdya sangat banyak. sejumlah peternak ayam potong menargetkan panen ayamnya bulan ini atau saat Idul Adha.

Menurut dia, turunnya harga ayam jelas merugikan para peternak lokal. Pasalnya tidak sedikit modal harus dikeluarkan hanya untuk menutupi keseimbangan harga daging ayam di pasaran.

"Itu yang menjadi buah pemikiran kita. Stok ayam banyak dan harga harus turun. Semestinya tetap stabil,” tuturnya.

Sementara, masyarakat Abdya yang ingin mendapatkan harga lebih murah biasanya membeli ke tempat pasokan atau gudang-gudang tempat penyimpanan ayam. Di pasar itu, pedagang melayani penjualan ayam untuk grosir dan eceran sehingga harganya biasanya lebih murah dibanding di pasar lain.

“Kalau keperluan banyak biasanya saya langsung beli di gudang itupun kalau ada pasokan. Tapi kalau  beli sedikit, ya cukup di pasar  saja," kata Rita, salah seorang pembeli yang dijumpai AJNN di sela-sela pembelanjaan di pasar Blangpidie, sambil membeli seekor ayam potong.

RAHMAT RT

 

Komentar

Loading...