Unduh Aplikasi

Hanya Bisa untuk Selfie

Hanya Bisa untuk Selfie
Ilustrasi: old picture

DI Aceh Singkil, jaringan internet masih jadi barang mahal. Padahal, fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat, apalagi sebagian dari warga di sana sangat bergantung pada koneksi  internet.

Telepon genggam canggih pun tak banyak berguna bagi pemilik selain untuk swafoto. Teknologi lain, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan lokasi wisata, mengirimkan data perkembangan daerah, atau produk usaha kecil, hanya sekadar pelengkap di layar ponsel. 

 Kondisi ini jelas menyulitkan sekitar 3.000 jiwa di kecamatan itu.

Kondisi ini juga dikeluhkan oleh sejumlah orang yang mendatangi lokasi-lokasi wisata di Aceh, seperti Sabang. Bahkan saat jaringan menunjukkan sinyal 4G, sering kali proses lalu lintas data ngadat. 

 Selaku konsumen, hal ini jelas mengecewakan. Apalagi, untuk membeli paket data yang disediakan operator penyedia layanan, konsumen membayar dengan harga yang tak murah.

 Seharusnya kekurangan ini jadi perhatian. Pemerintah Aceh perlu memastikan seluruh operator telepon seluler memaksimalkan layanan mereka dan berlaku jujur dalam memberikan layanan. Dinas yang bersangkutan harusnya mengevaluasi kinerja seluruh operator di Aceh agar tidak sekadar hadir. 

 Kekurangan BTS (Base Transceiver Station) mungkin dapat dikomunikasikan dengan Kementerian lewat Badan Penyedia dan Pengelolah Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). 

Badan ini dapat membantu menambah BTS untuk daerah-daerah yang hingga kini belum tersentuh layanan telekomunikasi yang memadai. Sementara pemerintah daerah dapat membantu menyediakan lahan.

Permasalahan ini bukan sekadar urusan mengakses media sosial atau sejenisnya. Saat ini, pemerintah sedang menggalakkan sistem elektronik. Baik dalam bertransaksi atau melaksanakan layanan publik. Bahkan lelang pekerjaan juga sepenuhnya dilaksanakan lewat sistem elektronik.

 Tanpa ketersediaan jaringan, tentu akan ada kesenjangan di masyarakat. Masyarakat tak hanya kesulitan mengakses informasi, mereka juga akan kesulitan bersaing karena tak ada fasilitas.

Semua orang berhak mendapatkan fasilitas layak, termasuk akses informasi yang mudah dan cepat. Perusahaan telekomunikasi juga punya tanggung jawab untuk mengembangkan teknologi yang murah. Bukan sekadar mengejar keuntungan.

Komentar

Loading...