Unduh Aplikasi

Hampir Setahun Dokter Spesialis Tak Masuk Kerja, Wabup Pijay Belum Dapat Laporan

Hampir Setahun Dokter Spesialis Tak Masuk Kerja, Wabup Pijay Belum Dapat Laporan
Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi. Foto: AJNN.Net/Muksalmina

PIDIE JAYA - Dokter spesialis patologi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, dr Reni Marlina Sp, hingga kini masih mangkir dari tugasnya sebagai pegawai di RSUD tersebut. Ironis, meski hampir setahun tidak masuk kerja, pemerintah setempat belum mendapat laporan terkait hal tersebut.

"Tindakan apa yang akan diambil terhadap dokter yang tidak masuk kerja belum dapat saya jawab. Sebab hingga saat ini saya belum mendapat laporan apapun. Saya hanya baru mendapat informasi itu dari WA (WhatsApp)," kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi kepada AJNN, Kamis (10/10).

Pria yang akrab disapa Waled itu menjelaskan, jika sudah mendapat laporan dari Direktur RSUD Pidie Jaya, dan yang bersangkutan terbukti melanggar kewajiban sebagai pegawai. Pemerintah Pidie Jaya akan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.

"Siapa dokter itu, sejak kapan dia tidak masuk itu belum kami terima laporan dari Direktur RSUD. Jika nanti sudah ada laporan, baru dapat kami mengambil tindakan, dan jika memang benar seperti itu (tidak masuk dinas) maka akan ditindak sebagaimana aturan yang berlaku," tegad Waled menjelaskan.

Terkait laporan dari Direktur RSUD Pidie Jaya kepada bupati setempat mengenai hal tersebut. AJNN belum berhasil mengkonfirmasi Direktur RSUD, dr Fajriman. Dihubungi melalui nomor seluler tidak tersambung, begitupun pesan WhatsApp yang dilayangkan AJNN juga belum mendapat jawaban.

Baca: Dirut RSUD Pijay: Sudah Ditegur Tapi Tidak Ada Perubahan

Namun sebelumnya, dr Fajriman mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat peringatan kepada dr Reni Marlina Sp. Namun yang bersangkutan sama sekali tidak merespon surat tersebut.

"Teguran pertama, kami surati pada tanggal 2 April 2019, selanjutnya surat permohonan bimbingan kepada Kolegium Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik cabang Aceh pada tanggal 25 Juli 2019, tapi yang bersangkutan sama sekali tidak merespon surat teguran tersebut," kata Direktur RSUD Pidie Jaya, dr Fajriman kepada AJNN di ruang kerjanya, Selasa (17/9).

Mantan Keadinkes Pidie itu mengatakan, ia tidak mengetahui alasan dr Reni hampir setahun mangkir dari tugas.

"Tidak ada kabar apapun terkait dr Reni, sebab ketika saya hubungi juga tidak ada respon." imbuhnya.

Dijelaskan, sebelum dikembalikan ke pembina kepegawaian dalam hal itu Pemerintah Pidie Jaya, pihaknya akan menegur dokter yang bersangkutan sebanyak tiga kali.

"Sekarang sedang kami siapkan teguran kedua, jika tidak ada perubahan juga, kita akan kembali menegur yang ketiga kalinya, jikapun tidak ada perubahan juga, kami akan kembalikan yang bersangkutan kepada pemerintah," sebut Fajriman beberapa waktu lalu.

Komentar

Loading...