Unduh Aplikasi

Hamil 2 Bulan, Eksekusi Cambuk Terpidana Zina Ditunda

Hamil 2 Bulan, Eksekusi Cambuk Terpidana Zina Ditunda
Eksekusi hukuman cambuk di Banda Aceh. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Pasangan non muhrim ZU (19) dan RI (19) dicambuk sebanyak 100 kali di depan umum. Hukuman ini dieksekusi di halaman Masjid Ar Rahman, Panteriek, Lueng Bata, Banda Aceh.

Tidak hanya ZU dan RI, tiga pelanggaran lainnya berinisial MU (18) juga terkena hukuman cambuk sebanyak 25 kali dan AS (32) serta pasangannya SR (34) mendapatkan hukuman masing-masing sebanyak 8 kali cambuk.

Menurut Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh Yusnardi, hukuman cambuk itu harusnya dilaksanakan untuk tiga pasangan. Namun, satu di antara mereka tidak menjalani hukuman dikarenakan sedang hamil dua bulan sehingga hakim belum memutuskan.

"Seharusnya UF (18) pasangan MU juga kena cambuk, karena yang bersangkutan sedang mengandung dua bulan maka hakim belum memutuskan hukumannya. Dan selanjutnya akan diputuskan pada Kamis nanti, apakah yang bersangkutan terkena hukuman badan atau tidak," jelasnya.

Sedangkan dalam kasus ZU dan RI, awalnya mereka disangkakan dalam kasus ikhtilath atau perbuatan bermesraan. Namun, pada saat persidangan pasangan tersebut mengakui telah melakukan perbuatan zina sehingga hakim memvonis mereka 100 kali cambuk.

"Mereka kita sangkakan ikhtilath, tapi karena mereka mengakui telah melakukan perbuatan zina dan telah disumpahkan maka hakim menjatuhkan hukuman tersebut sebanyak 100 kali cambuk," kata Yusnardi.

Komentar

Loading...