Unduh Aplikasi

HAKIM: Penangkapan Kapal Silver Sea Tidak Butuh Alat Bukti

HAKIM: Penangkapan Kapal Silver Sea Tidak Butuh Alat Bukti
Sidang Silver sea
SABANG - Hakim tunggal, Noor Ichwan Ichlas dalam amar putusannya mengemukakan penangkapan kapal Silver Sea (SS-2) dan penetapan Yotin Kuarabiab kapten kapal sebagai tersangka dapat dibenarkan karena diduga telah melakukan tindak pidana perikanan dengan demikian tidak harus memiliki 2 alat bukti. (Baca : Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Silver Sea 2)

"Penangkapan kapal SS-2 hanya dibutuhkan laporan kejadian (LK) yang menduga kapal dan awak kapal memasuki perairan Indonesia, sehingga tidak memerlukan 2 alat bukti " kata Majelis Hakim pada sidang putusan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sabang, Selasa (20/10).

Sidang praperadilan antara Yotin Kuarabiab selaku Pemohon melawan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai Termohon dihadiri oleh kedua belah pihak.

Selain itu, dalam putusan hakim mengabulkan salah satu gugatan dari pihak pemohon dimana Yotin Kuarabiab dan ABK nya dapat bebas beraktivitas dimanapun diluar kapal dan tidak dilakukan penahanan

"Yotin, kapten kapal bisa bebas dimanapun dan dapat berpergian di wilayah Indonesia, namun tidak diperbolehkan meninggalkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Tidak diperbolehkannya Yotin meninggalkan wilayah Indonesia, menurut hakim untuk mempermudah proses penyidikan lanjutan.

"Karena akan adanya proses penyidikan lanjutan, dia (Yotin) tidak boleh pergi dari Indonesia," jelasnya.

|TOMMY

Komentar

Loading...