Unduh Aplikasi

Habis Dihajar, Gaethje Tetap Hibur Khabib yang Menangis

Habis Dihajar, Gaethje Tetap Hibur Khabib yang Menangis
Justin Gaethje menghibur Khabib Nurmagomedov yang menangis di UFC 254. (AFP/Douglas P. DeFelice)

Justin Gaethje menghibur Khabib Nurmagomedov yang tak kuasa menahan tangis setelah memenangi UFC 254 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (25/10) dini hari WIB.

Khabib tampak emosional begitu wasit menyudahi pertandingan di ronde kedua lewat submission. Petarung asal Rusia itu bersujud dan seketika air matanya mengalir.

Khabib menutup wajahnya menggunakan tangan kanan. The Eagle dipenuhi keharuan usai mengalahkan Gaethje lewat submission di ronde kedua.

Saat Khabib masih menangis, Gaethje menghampiri juara kelas ringan UFC itu. Gaethje memeluk Khabib dengan lengan kanannya dan terlihat membisikan sesuatu.

Gaethje coba menghibur Khabib meski baru saja dikalahkan petarung asal Rusia itu. Gaethje lantas meninggalkan Khabib yang masih menangis di octagon.

Setelah menangis di matras, Khabib lantas memberikan pengumuman mengejutkan. Petarung berusia 32 itu memutuskan pensiun dan duel melawan Gaethje jadi yang terakhir di arena UFC.

Keputusan itu diambil Khabib karena merasa tidak bisa bertarung tanpa didampingi sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov. Abdulmanap meninggal dunia karena sakit jantung dan komplikasi dengan virus corona pada 3 Juli 2020.

"Ini pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin saya datang ke sini tanpa ayah saya. Saat UFC menelpon saya bersama Justin [Gaethje], saya berbicara dengan ibu selama tiga hari," ujar Khabib seusai pertandingan.

"Saya berjanji padanya ini akan jadi pertarungan terakhir saya. Saya harus menepati janji saya. Ini pertarungan terakhir," ia melanjutkan.

Komentar

Loading...