Unduh Aplikasi

Gugat ke MK, PBB Pijay Tuntut PSU di Delapan TPS

Gugat ke MK, PBB Pijay Tuntut PSU di Delapan TPS
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Dalam gugatan yang telah diregistrasikan ke Mahkamah Kontitusi (MK) pada Selasa 11 Juni 2019, Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC-PBB) Pidie Jaya, menuntut untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Gampong Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

"Gugatan kami ke MK sudah diregistrasi kemarin. Dalam gugatan tersebut kami menuntut dilakukan PSU di delapan TPS dalam Kecamatan Bandar Baru," kata Ketua DPC-PBB Pidie Jaya, Azwar Aswah yang dihubungi AJNN, Kamis (13/6).

Azwar menjelaskan, delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Kecamatan Bandar Baru itu terletak di Gampong Paru Keude. Menurutnya, di TPS-TPS tersebut terdapat pelanggaran Pemilu yang terstruktur, masif dan sistematis.

Baca: Hadapi Gugatan PBB, KIP Pijay Hanya Siapkan Bukti Kronologis

"Kami menuntut PSU di delapan TPS untuk semua, bukan hanya untuk Pileg DPRK saja, karena PSU tidak bisa dipilih-pilih, karena yang dicoblos curang (ganda) itukan juga menyeluruh. Apapun yang diputuskan oleh MK juga ada aturan sendiri kepada yang tidak melaksanakan PSU," beber anggota DPRK Pidie Jaya itu.

Sebelumnya diberitakan, Partai Bulan Bintang (PBB) menggugat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ke MK itu dilayangkan karena KIP setempat tidak mengindahkan gugatan yang pernah dilayangkan oleh DPC PBB Pidie Jaya beberapa waktu lalu.

“PBB telah memasukan gugatan ke MK pada Kamis 23 Mei 2019. KIP tidak mengabulkan rekomendasi Bawaslu terkait kecurangan yang terjadi di Gampong Paru, Kecamatan Bandar Baru,” kata Ketua DPC PBB Pidie Jaya, Azwar Aswah kepada AJNN, Senin (27/5).

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya, Iskandar beberapa waktu lalu menyebutkan, pihaknya juga sudah siap menghadapi gugatan terkait kecurangan pemilu 2019 yang dilayangkan oleh PBB ke MK.

"Kami juga sudah siap menghadapi gugatan PBB. Bukti yang disiapkan itu hanya kronologis kejadian, karena pemohon tidak menggugat hasil pemilu, tapi mereka (PBB) menggugat terkait kecurangan yang terjadi di Gampong Paru, Kecamatan Bandar Baru," jelasnya.

Komentar

Loading...