Unduh Aplikasi

Gubernur Tidak Hadir, DPRA Kembali Tunda Pembahasan R-APBA 2018

Gubernur Tidak Hadir, DPRA Kembali Tunda Pembahasan R-APBA 2018
Pertemuan DPRA dengan eksekutif yang kembali ditunda. Foto: Ist

BANDA ACEH - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) beserta dengan Badan Anggaran (Banggar) telah memanggil Gubernur dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) Senin (29/1), guna membahas serta membicarakan kembali persoalan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 yang belum juga disahkan.

Pemanggilan pihak eksekutif ini merupakan kelanjutan dari pertemuan DPRA dengan pihak Kemendagri beberapa waktu yang lalu, namun langkah pembahasan KUA-PPAS dan RAPBA 2018 ini kembali tertunda karena tidak dihadiri oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

"Hari ini kami undang dalam rapat Banggar, pak gubernur tak hadir, Ketua TAPA tidak hadir dan Kepala Dinas Keuangan juga tidak hadir," kata ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin di ruang Banggar DPRA.

Undangan DPRA terkait rencana pembahasan R APBA 2018 hari ini hanya dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Taqwallah, Asisten Administrasi Umum, Saidan Nafi, Kepala Bappeda Aceh, Azhari, Kepala Inspektorat Aceh, Muhammad, dan Kepala Bidang Pendapatan BPKA, Sufian. Sementara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Sekda Aceh serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh berhalangan hadir.

Padahal, kata Tgk Muharuddin, gubernur tidak keluar daerah, dan berada di Aceh, namun pihak eksekutif mengatakan bahwa gubernur sedang melakukan pertemuan dengan pihak lain sehingga tidak bisa menghadiri undangan dari Banggar DPRA.

"Katanya tadi gubernur saat ini berada di tempat, tetapi ada pertemuan dengan pihak lain sehingga tidak bisa hadir ke Banggar," ujarnya.

Pertemuan hari ini ditunda karena DPRA menilai jika pembahasan R-APBA itu dibahas bersama para pihak utusan, dikhawatirkan juga tidak akan mempunyai kesepakatan bersama nantinya.

"Jika yang hadir adalah utusan, dikhawatirkan walaupun dibahas juga tidak ada kesepakatan," ujar Muharuddin.

Komentar

Loading...