Unduh Aplikasi

Gubernur Larang ASN Gelar Pesta Perkawinan, Polda Aceh Perketat Operasi Yustisi

Gubernur Larang ASN Gelar Pesta Perkawinan, Polda Aceh Perketat Operasi Yustisi
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah Aceh akan memperketat operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid 19.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada menanggapi Intruksi Gubernur Aceh nomor 01/INSTR/2021 terkait pelarangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh untuk mengadakan acara pesta perkawinan yang akan menimbulkan kerumunan. 

Kapolda Aceh mengatakan pihak kepolisian akan terus membantu pemerintah Aceh dalam upaya meminimalisir angka kasus Covid 19 di provinsi Aceh dengan melibatkan tim Peucrok yang terdiri dari personel kepolisian, TNI, dan Satpol PP. 

Baca: Gubernur Aceh Larang ASN Adakan Pesta Perkawinan

"Operasi yustisi Tim Peucrok digelar setiap hari, tugas polisi membantu pemerintah daerah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19, sesuai yang tertuang dalam Instruksi Presiden," kata Irjen Pol Wahyu didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Winardy, Selasa (12/1).

Kapolda mengharapkan agar para ASN maupun tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh dapat melaksanakan instruksi gubernur tersebut untuk mencegah varian terbaru penyebaran Covid 19. 

"Kami mengimbau masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan dan tidak melakukan kerumunan massa," imbuhnya.

Komentar

Loading...