Unduh Aplikasi

Gubernur Aceh Resmikan Listrik Pedesaan di Naga Timbul

Gubernur Aceh Resmikan Listrik Pedesaan di Naga Timbul
Gubernur Irwandi Yusuf bersama General Manager PLN Aceh, Jefri Rosiadi ketika meresmikan listrik pedesaan di Naga Timbul. Foto: Ist

ACEH TENGGARA - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meresmikan listrik pedesaan di Desa Naga Timbul, Kecamatan Lauser, Aceh Tenggara, Kamis (25/1).

Gubernur mengatakan, Pemerintah Aceh memiliki visi terwujudnya Aceh yang damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil dan melayani. Visi tersebut dituangkan dalam 15 program unggulan, salah satunya adalah Aceh Energi, yaitu pemenuhan energi listrik bagi rakyat Aceh dan industri yang berasal dari energi bersih terbarukan.

Salah satu upaya Pemerintah Aceh memenuhi kebutuhan listrik, kata Irwandi, adalah mencari investor di sektor energi dan mendorong kinerja PLN dalam rangka menyediakan fasilitas listrik bagi seluruh Rakyat Aceh.

Apalagi, lanjut Irwandi pertumbuhan masyarakat yang cukup tinggi disertai dengan aktivitas ekonomi yang semakin meningkat, mengharuskan untuk menambah ketersediaan energi listrik.

"Niscaya ruang gerak kita pasti terbatas. Investasi juga tidak bisa masuk, sebab dalam menjalankan gerak usaha, kebutuhan listrik adalah hal mutlak," ujarnya.

Gubernur menyampaikan, tingkat elektrifikasi atau kesediaan listrik di Aceh saat ini sebenarnya sudah tergolong cukup tinggi, yakni 96, 6 persen. Dari 6.474 desa yang ada di Aceh, hanya segelintir desa yang belum mendapat aliran listrik. Umumnya berada di wilayah pedalaman.

"Insyaallah di akhir tahun 2018 diharapkan rasio elektrifikasi desa sudah 100 persen, artinya seluruh desa di Aceh telah menikmati Iistrik," kata Irwandi.

Namun dimanapun lokasi desa berada, tetap menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan listrik bagi masyarakat. Langkah itu, kata Irwandi, akan dimulai dengan membangun berbagai fasilitas utama, seperti jalan menuju desa agar jaringan listriknya mudah masuk.

Ia juga mengatakan akan mengoptimalkan sumber energi yang ada di sekitar, seperti air, angin, panas bumi. Dengan begitu, sumber energi akan lebih banyak tersedia.

Terkait dengan penyediaan energi listrik di Kecamatan Lauser, kata Irwandi, adalah contoh terobosan yang telah dilakukan Pemerintah Aceh bekerjasama dengan PLN. Ada 11 desa di kecamatan ini mendapatkan aliran listrik dengan jumlah pelanggan mencapai 667 keluarga. PLN telah menyediakan sambungan sepanjang 43,6 kilometer.

"Untuk mewujudkan itu, akan dimulai dengan membangun berbagai fasilitas utama, seperti jalan menuju desa agar jaringan aliran listrik mudah masuk," ungkap Irwandi.

Sementara General Manager PLN Aceh, Jefri Rosiadi saat ini tingkat ketersediaan listrik di Aceh sudah mencapai 96,6 persen, tinggal 12 desa lagi yang belum mendapatkan aliran listrik.

"Lokasi ini kebanyakan didaerah pedalaman, kita harapkan akhir tahun 2018 sudah 100 persen desa berlistrik," harap Jefri Rosiadi.

Komentar

Loading...