Unduh Aplikasi

GPI Minta Semua Perusahaan di Aceh Jaya Ikut Bantu Pemerintah Tangani Corona

GPI Minta Semua Perusahaan di Aceh Jaya Ikut Bantu Pemerintah Tangani Corona
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH JAYA - Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Aceh Jaya meminta semua perusahaan yang ada di kabupaten setempat ikut membantu pemerintah dalam menangani Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Ketua GPI Kabupaten Aceh Jaya, Agus Liandy mengatakan, saat ini di Aceh Jaya ada beberapa perusahaan besar baik yang bergerak di bidang galian C, atau di bidang pertanian Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) maupun pengelohan minyak sawit Crude Palm Oil (CPO) dan berbagai perusaahan besar lainnya yang bergerak di berbagai sektor.

"Kami minta semua perusaahan besar di Aceh Jaya ikut berperan aktif dalam membantu Pemerintah untuk menangani Covid-19 ini," kata Agus Liandy kepada AJNN, Minggu (12/4).

Katanya, akibat wabah corona banyak masyarakat sudah terkatung-katung bahkan banyak dari mereka juga sudah hilang pekerjaan. Sehingga akan menambah beban hidupnya untuk menafkahi keluarganya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti tidak adanya bantuan untuk para pelajar dan mahasiswa Aceh Jaya yang saat ini masih di perantauan baik itu diluar daerah, dalam daerah maupun diluar negeri.

"Jangan cuma mengambil keuntungan aja di Aceh Jaya, tapi apa salahnya ikut bantu juga dalam hal sosial apalagi dengan kondisi saat ini," ucap Agus.

Lanjutnya, saat ini semua masyarakat sudah menjerit akibat dampak wabah corona yang juga berimbas terhadap mahasiswa Aceh jaya baik di Banda Aceh maupun yang di luar, maka dari itu, mari bantu mereka apapun itu dan berapapun akan sangat bernilai bagi mereka.

"Bantu mereka dalam bentuk apapun, jadikan semua ini menjadi tugas bersama dalam menangani Corona di Aceh Jaya," pintanya.

Apalagi, saat ini banyak mahasiswa Aceh Jaya tertahan di perantauan akibat imbauan dari pemerintah untuk tidak pulang kampung. Namun disisi lain mereka juga butuh makan dan biaya hidup, apalagi saat ini juga banyak tempat kerja yang ikut ditutup akibat wabah Corona.

Komentar

Loading...